Rapat Kerja BKS Magister Kenotariatan PTN se-Indonesia

Rapat Kerja BKS Magister Kenotariatan PTN se-Indonesia

Jambi,- Universitas Jambi (UNJA) bekerja sama dengan 15 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia mengadakan Rapat Kerja BKS Magister Kenotariatan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se- Indonesia dengan tema “ Uji Kompetensi Calon Notaris”, Gedung Putra Retno Pemda Kota Jambi, Jum’at (14/10).

Acara ini dihadiri oleh Direktur  Perdata Kementerian Hukum dan HAM, Ketua BKS MKn PTN, Direktur pascasarjana Universitas Jambi, Dekan Fakultas Hukum, Notaris se-Provinsi Jambi, Pemda Kota Jambi, asisten tiga Wali Kota Jambi, dan perwakilan dari Prodi Kenotariatan PTN se-Indonesia. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Jambi yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. H. RA Muthalib, M.S.

Prof. Dr. Ir. H. RA Muthalib, M.S. dalam sambutannya mengatakan tantangan dan peran kenotariatan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) itu semakin besar,”Tantangan dan perkembangan masyarakat dibidang kenotariatan membutuhkan respon yang baik lembaga pendidikan kenotariatan, saat ini kita sedang memasuki MEA, mau tidak mau peran notaris semakin besar dan turut serta dalam ketertiban setiap peristiwa yang membutuhkan kepastian dan keadilan hukum terutama yang berkaitan dengan investasi, pertanahan, pendirian perusahaan, dan aktivitas lain yang membutuhkan notaris,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Rektor Bidang Akademik juga mengatakan bagi lembaga pendidikan seperti magister kenotariatan tantangan dan perkembangan tersebut dapat dijawab dengan penyedian sistim pendidikan yang memenuhi syarat, contohnya dalam perkembangan kurikulum, kita sudah memiliki Standar Nasional Pendidikan Tinggi yakni peraturan Kemendistek No. 44 Tahun 2015 mungkin didalam itu tidak diatur secara khusus tentang magister kenotariatan tetapi bisa dikembangkan.

Profesi kenotariatan juga berperan besar dalam meningktakan pendapatan ekonomi daerah. Berhubungan dengan hal itu, Uji Kompetensi Calon Notaris ini sangat penting dilaksanakan.

Prof. Dr. Budi Santoso, S.H., M.Hum selaku Ketua BKS MKn PTN mengatakan bahwa Kementerian Hukum dan HAM telah menyiapkan peraturan mengenai uji kompetensi, “Masalah uji kompetensi calon notaris, sebagaimana kita ketahui bahwa sebentar lagi kementerian hukum dan ham akan membuat peraturan mengenai uji kompetensi, untuk itu kami harus menyiapkan diri mengenai apa yang harus kami lakukan dan juga bukan tidak mungkin nanti bagi teman-teman notaris yang sudah praktek demikian lama itu juga ada semacam pendidikan tambahan kembali yang tentunya bukan menetukan lulus dan tidak lulus tetapi untuk menaikan kompetensi kenotariatan,” ujarnya.

Dengan demikian, Daulat P. Silitonga, SH,. M.Hum selaku Direktur  Perdata Kementerian Hukum dan HAM, berharap agar di semua daerah maupun Provinsi yang ada di Indoenesia memiliki notaris,”Kami berharap disemua provinsi, notaris itu ada dan dari hasil data yang kami peroleh, maka masih dibutuhkan banyak notaris sebetulnya di indonesia. Namun yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana kualitas notaris di Indonesia dalam menghadapi MEA. Dengan diadakan kegiatan ini semoga bisa menghasilkan calon notaris yang kompeten,” harapannya.(lia/mg1/valiant)

Share

Recommended Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *