PERINGATI HARDIKNAS, UNJA GELAR UPACARA BENDERA

PERINGATI HARDIKNAS, UNJA GELAR UPACARA BENDERA

Mendalo– Universitas Jambi (Unja) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilaksanakan setiap tanggal 2 Mei. Seperti pada tahun sebelumnya, upacara peringatan Hardiknas dipimpin langsung oleh rektor sebagai pembina upacara. Upacara peringatan yang dilaksanakan di lapangan upacara Kampus Unja Mendalo berlangsung khidmat, Senin (2/5).

FormatFactoryHMS_1416 FormatFactoryHMS_1455
Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih, dilanjutkan dengan pembacaan teks pancasila, pembukaan UUD 1945, dan amanat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Dalam kegiatan tersebut juga diadakan penyerahan penghargaan kepada PNS yang mempunyai masa bhakti kerja 30 tahun dan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sesuai dengan tema Hardiknas kali ini, yaitu peningkatan perguruan tinggi untuk mendukung pertumbuhan Ekonomi,
Tema ini dipilih agar perguruan tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma Pendidikan Tinggi lebih memperhatikan dampak dari aktivitasnya terhadap pengembangan ekonomi, terutama ekonomi di daerahnya. Dengan kata lain perguruan tinggi lebih dapat memerankan dirinya sebagai agent of economic development disamping agent of education dan agent of research and development.
Menristekdikti Prof. Mohamad Nasir dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Rektor Unja Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph.D menyampaikan, Hardiknas di peringati bukan hanya untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Indonesia dan seluruh pejuang pendidikan yang patut kita kenang dan hargai. Namun, juga untuk kita merefleksikan tentang beragam upaya yang telah dan sedang kita lakukan dalam menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Perjalanan tersebut menjadi tonggak untuk upaya kita selanjutnya dalam memberikan layanan pendidikan tinggi berkualitas bagi putra putri bangsa, menciptakan SDM IPTEK Indonesia yang terampil, dan meningkatkan kapasitas penciptaan beragam inovasi dan teknologi yang berdaya saing industri, yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia.

FormatFactoryHMS_1472
Menurut menteri, peningkatan relevensi pendidikan tinggi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan melalui beberapa cara, pertama, dalam bidang pendidikan, perguruan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Perguruan tinggi telah lama mendapatkan kritikan dari dunia kerja dan industri bahwa lulusan perguruan tinggi tidak memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri, kedua dalam bidang penelitian, peningkatan relevansi pendidikan tinggi untuk mendungpertumbuhan ekonomi dapat dilakukan melalui hilirisasi penelitian di perguruan tinggi tidak boleh hanya berhenti setelah bisa menghasilkan publikasi, prototype atau paten dan ketiga dalam bidang pengabdian kkepada masyrakat, peningkatan reevansi pendidikan tinggi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan melaui kerjasama yang lebih intensif lagi antara perguruan tinggi dengan pemerintahan daerah dan industri untuk menyelesaikan problem-problem riil yang dihadapi masyarakat sekitar operguruan tinggi, baik problem terkait produksi, distribusi maupun teknologi.

Diakhir sambutannya, menteri mengatakan peningkatan relevansi pendidikan tinggi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi tidak mungkin dilakukan oleh perguruan tinggi itu sendiri, upaya tersebut membutuhkan kerjasama antar institusi pendidikan tinggi, institusi riset, berbagai unit pemerintahan lainnya, dunia kerja dan industri serta pemangku kepentingan lainnya.
Dalam rangka tersebut saya mengundang berbagai pihak untuk dapat berkolaborasi, berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya menjadikan perguruan tinggi sebagai institusi yang inovatif, kompetitip dan secara nyata dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. tutup menteri. (lia)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *