SIAGAKAN 2 MOBIL AMBULANS, 11.071 PESERTA IKUTI SBMPTN TAHUN 2017

SIAGAKAN 2 MOBIL AMBULANS, 11.071 PESERTA IKUTI SBMPTN TAHUN 2017

FormatFactoryRektor saat meninjau pelaksanaan Ujian CBT SBMPTN 2017Mendalo– Sebanyak 11.071 peserta ikuti test Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2017 di Universitas Jambi.(16/5). Ujian SBMPTN di Universitas Jambi menggunakan sistem Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT) dengan mata uji Saintek, Soshum dan Campuran.

Rektor Universitas Jambi, Prof. H. Johni Najwan,S.H.,M.H.,Ph.D mengapresiasi pelaksanaan kegiatan SBMPTN Tahun 2017 yang diselenggarakan serentak se-Indonesia. Selain itu, Unja juga berhasil menyelenggarakan ujian dengan sistem CBT untuk kali pertama.

“Pada tahun ini Universitas Jambi melaksanakan dua sistem penerimaan. Pertama PBT, yang kedua CBT. Untuk PBT, jumlah peserta sebanyak 10.911 orang, sedangkan untuk CBT sebanyak 160 orang peserta. penerimaan melalui CBT ini dilaksanakan untuk pertama kalinya di Unja. Pada tahun sebelumnya, proses penerimaan hanya menggunakan sistem PBT,” Ujar Rektor.

Ketua Panlok 21 Unja meninjau pelaksanaan ujian CBT

Selain itu rektor juga mengatakan bahwa antusiasme peserta ujian pada tahun meningkat dari tahun sebelumnya sehingga kenaikannya sangat signifikan.

“Kalau tahun lalu peserta ujian sekitar 8 ribu peserta, pada tahun ini meningkat menjadi 11.071 peserta yang mengikuti ujian di Unja, dan kami menyediakan 266 ruangan yang ada di kampus Unja Mendalao, Unja Telanaipura, Kampus FKIK Buluran, SMPN 7 Kota Jambi dan SMPN 17 Kota Jambi ” tambah Rektor.

Sementara itu, untuk mengantisipasi keadaan yang tidak diinginkan, Panitia Lokal (Panlok) 21 Universitas Jambi dalam Pelaksanaan Ujian SBMPTN pada tahun 2017 menyediakan 2 unit Ambulans yang selalu siap digunakan kapanpun di depan rektorat Unja dan di Balairung Mendalo.

Rektor Universitas Jambi, Prof. H, Johni Najwan, S.H.,M.H.,Ph.D mengatakan dengan banyaknya peserta ujian perlu disediakan mobil Ambulans untuk mengantisipasi keadaan yang tidak diinginkan.

“Tahun ini peserta ujian SBMPTN meningkat drastis, kalau tahun lalu mencapai 8 ribu kali ini peserta ujian SBMPTN yang mendaftar di Unja mencapai 11.071 ribu, dan saya rasa perlu mengantisipasi keamanan dan kenyaman baik dari segi kenyaman diruangan maupun tim medis yang sudah disiapkan bagi calon mahasiswa yang akan ikut test. Kita juga menyiapkan Dokter dan Perawat Unja dan kita tempatkan di Klinik Unja, serta kita tambah dengan 2 unit Ambulans yang kita letakkan di Balairung dan seputaran Rektorat. Selain itu pada hari yang sama dengan ujian SBMPTN juga diadakan pendaftaran ulang calon mahasiswa yang lulus pada seleksi SNMPTN pada bulan April lalu,” Terang Rektor.

FormatFactorysuasana pelaksanaan SBMPTN 2017_2 FormatFactorysuasana pelaksanaan SBMPTN 2017

Sementara itu, Ketua Panlok 21 Universitas Jambi, Prof. Dr. Ir. H. RA. Muthalib, M.S mengatakan agar ujian berlangsung aman dan tertib, panitia mengerahkan 700 petugas yang menyebar di semua ruangan. Ketua Panlok juga menghimbau agar peserta ujian tidak termakan isu-isu yang menyesatkan. Bukan hanya itu, panitia juga menghimbau agar peserta yang memilih program studi keolahragaan dan sendratasik untuk dapat melaksanakan ujian keterampilan sehari setalah pelaksanaan tes tertulis berlangsung.

“Kelulusan dari SBMPTN tersebut sepenuhnya ditangan peserta ujian dan hasil test akan diperiksa dan dikoreksi secara digital oleh ITB dan setelah pelaksanaan ini berlangsung akan kita kirim ke Bandung, dan bagi peserta yang memilih Fakultas Porkes akan menikuti ujian keterampilan yang dilaksanakan pada hari Rabu (17/5).” Tutup ketua panlok. (lia)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *