ATLET UNJA SUMBANG 3 MEDALI EMAS POMNAS 2017

ATLET UNJA SUMBANG 3 MEDALI EMAS POMNAS 2017

REKTOR: REWARD BAGI MAHASISWA BERPRESTASI

Mendalo-Atlet Universitas Jambi (Unja) menyumbang tiga medali emas bagi Kontingen Jambi pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2017 yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah perkembangan terakhir Kontingen Pomnas Jambi berada di peringkat keenam klasemen sementara Pomnas 2017. Atlet Universitas Jambi menyumbang tiga medali emas, satu perak dan satu perunggu,” kata Rektor Unja Prof H Johni Najwan.

Hingga Rabu (18/10), Kontingen Jambi berada di peringkat keenam dan sementara memimpin dari kontingen perguruan tinggi Sumatera lainnya  dengan torehan tiga emas, dua perak dan dua perunggu.

WhatsApp Image 2017-10-20 at 10.24.38
Sedangkan peringkat lima besar ditempati DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah. Tiga medali emas yang diraih atlet Unja antara lain dari cabang tarung drajat atas nama Hardi yang menjadi juara pada kelas 68-70Kg.

Dua emas lainnya diraih diraih Jambi dari cabang pentaque single woman atas nama Mirda Wahyuni dan doble woman. Emas itu merupakan salah satu target medali emas Kontingen Pomnas Jambi.

“Masuknya di peringkat keenam merupakan sebuah raihan yang membanggakan, mudah mudahan bisa menambah emas pada dua hari tersisa di ajang Pomnas ini, kami berharap Kontingen Pomnas Jambi bisa mempertahankan posisi di klasemen umum,” kata Johni Najwan.

Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Unja, Dr Sukendro yang mendampingi Kontingen Jambi menyebutkan Jambi masih berpeluang untuk menambah pundi-pundi emasnya karena masih ada beberapa cabang olahraga unggulan bagi Kontingen Pomnas Jambi.

“Peluang masih ada di pentaque karena ada atlet yang masih berlaga di empat besar dan delapan besar dan Kamis besok final. Selain itu kempo juga berpeluang menyumbang emas,” kata Sukendro.

WhatsApp Image 2017-10-20 at 10.24.381111
Terkait keberhasilan Kontingen Jambi menyodok daerah tetangganya sesama Sumatera di ajang itu merupakan sebuah pencapaian yang cukup optimal, namun demikian harus tetap menjaga peluang agar tetap berada di peringkat terbaik.

“Secara umum dan target kita masih mengupayakan satu medali emas lagi, dan persaingan masih akan terjadi dalam dua hari terakhir ini. Namun dari pemetaan peluang Kontingen Jambi ‘on the track’,” kata Sukendro yang juga Sekretaris Umum KONI Provinsi Jambi itu.

Pada ajang Pomnas 2017 di Makassar, Jambi menurunkan atlet mahasiswanya yang juga menjadi tulang punggung daerah itu pada berbagai kejuaraan dan PON 2016. Salah satunya para atlet cabang pentaque yang juga meraih medali emas pada kejuaraan nasional pentaque di Denpasar Bali, awal Oktober lalu.

Sementara itu, Rektor Universitas Jambi (Unja) Prof H Johni Najwan menyiapkan bonus bagi atlet mahasiswa perguruan tinggi  yang meraih medali pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2017 yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Peraih medali emas perorangan akan mendapat bonus Rp2,5 juta, sedangkan untuk beregu Rp5 juta per keping emas Pomnas 2017,” kata Johni Najwan di Jambi, Kamis.

Apresiasi tersebut, kata rektor  sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi itu mendukung prestasi para mahasiswa sekaligus bagian dari realisasi pencanangan tahun prestasi, kompetisi dan promosi bagi Universitas Jambi.

Lebih lanjut, ia menyebutkan, selain medali emas, bonus bagi peraih medali perak perorangan Rp1,5 juta dan perunggu Rp1 juta, sedangkan untuk perak dan perunggu kategori beregu masing-masing Rp2,5 juta dan Rp1,5 juta.

Apresiasi itu, kata dia tak hanya untuk peraih prestasi olahraga namun juga dalam berbagai sektor kompetisi dan lomba lainnya.

“Kami melihat ada peningkatan pencapaian dari Kontingen Pomnas Jambi, dan atlet terbaik kita memang dikerahkan untuk ajang itu, dan hasilnya untuk sementara bisa masuk enam besar,” kata Johni Najwan.

Kampus itu mendominasi jumlah atlet Kontingen Pomnas 2017 Jambi yang dikirim ke Makassar dengan 38 atlet dari total anggota kontingen sebanyak 46 atlet.

Ia menyebutkan pembinaan atlet yang sebagian besar dari Fakultas Ilmu Keolahragaan tersebut dilakukan kontinyu bersinergi dengan stakeholder pembinaan olahraga di Provinsi Jambi, baik klub, pengurus cabang olahraga maupun KONI daerah.

Tak hanya pada ajang Pomnas, peraihan prestasi yang dilakukan atlet dari kampus itu juga menjadi tulang punggung Jambi pada berbagai kegiatan kejuaraan dan lomba.

“Banyak atlet potensial yang saat ini menimba ilmu di Unja. Beberapa dari mereka memiliki prestasi nasional dan internasional seperti di cabang panahan, wushu, pentaque, tarung drajat, kempo serta lainnya,” katanya.

Ia menyebutkan para pimpinan di perguruan tinggi itu diinstruksikan untuk turun langsung menangani berbagai potensi di bidang masing-masing sehingga mampu berkembang dan meraih prestasi.

ASEP SYAIFUDDIN
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *