FAKULTAS HUKUM ADAKAN PELATIHAN WAWASAN KEBANGSAAN

Mendalo,– Guna meningkatkan dan menambah wawasan kebangsaan bagi mahasiswa Universitas Jambi serta pemuda/pemudi di Provinsi Jambi. Fakultas Hukum Unja menggelar pelatihan kader wawasan kebangsaan selama tiga hari, (23-25/7). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Golden Harvest tersebut diikuti 30 peserta yang merupakan perwakilan dari 10 organisasi kepemudaan.

Dalam sambutannya, ketua panita kegiatan M. Farisi, LL.M. menjelaskan bahwa acara ini dilatarbelakangi karena dewasa ini ancaman terbesar bangsa Indonesia justru berasal dari dalam negeri, khususnya terkait faham dan tindakan intoleransi, radikalisme, bahkan terorisme.

Dikatakan Farisi, radikalisme yang berkembang bisa dalam bentuk radikalisme keagamaan seperti munculnya ISIS, radikalisme etnis/kesukuan seperti GAM, RMS, dan OPM, serta radikalisme kriminal murni seperti kejahatan asusila, narkoba, kekerasan, maupun curanmor.

“Radikalisme biasanya ditandai dengan sikap intoleran yang menjadi sumber perpecahan NKRI, sehingga seluruh lapisan masyarakat khususnya pemuda harus waspada dan merespon cepat untuk menangkalnya,” kata Farisi.

Ditambahkan Farisi, ancaman radikalisme dan terorisme tampaknya tidak akan berhenti dalam waktu dekat, sebab fenomena penjaringan dan kaderisasi dominan menyasar ke usia muda (milenial) melalui jaringan internet/media sosial, yang memudahkan mereka untuk merekrut dan melakukan pelatihan-pelatihan.

“Pola radikalisme saat ini disebarkan lewat strategi propaganda berita hoax, sehingga secara tidak langsung merubah pola pikir masyarakat menjadi intoleran, saling curiga dan puncaknya melakukan tindakan radikal dan terorisme,” bebernya.

Untuk itu, Fakultas Hukum Unja melaksanakan pelatihan kader guna meningkatkan wawasan kebangsaan serta literasi dan edukasi dalam dunia maya bagi generasi muda/milenial.

“Tujuannya untuk membentengi dari virus faham radikal yang semakin gencar yang disebarkan secara langsung maupun lewat media sosial,” pungkasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unja Dr. Helmi, SH, MH. dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama pelatihan kader wawasan kebangsan ini adalah untuk menjelaskan model-model radikalisme dan faktor-faktor penyebab radikalisme, meningkatkan pemahaman pemuda tentang Pancasila, wawasan kebangsaan, persatuan dan Bhineka Tunggal Ika, serta menguatkan kapasitas pemuda untuk menangkal dan melawan gerakan-gerakan radikalisme yang berkembang di dunia maya maupun di daerah.

Guna meningkatkan rasa kebersamaan dan kompetensi yang diperlukan, peserta pelatihan diberikan materi bina suasana, outbond games, pemahaman tentang wawasan kebangsaan, cegah dan tangkal radikalisme, pelatihan menulis opini, public speaking, Leadership dan kampanye anti radikalisme di media social. Pembicara atau fasilitator kegiatan ini berasal dari Polda Jambi, akademisi, praktisi atau masyarakat sipil yang berkompeten.

FARISI
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com