TFCA-SUMATERA GOES TO CAMPUS

Mendalo– Tropical Forest Conservation Action for Sumatera (TFCA-Sumatera) atau disebut juga Aksi Nyata Konservasi Hutan Tropis Sumatera adalah sebuah skema pendanaan hibah yang berasal dari pengalihan utang untuk lingkungan (debt-for-nature swap) yang dibuat oleh Pemerintah Amerika Serikat dan Pemerintah Indonesia untuk program penyelamatan hutan tropis di Sumatera. Dukungan pendanaan ditujukan bagi upaya pengelolaan, restorasi, konservasi ekosistem, spesiaes dan pemberdayaan ekonomi di 13 kawasana konservasi dan koridor penting di Sumatera.

TFCA-Sumatera kali ini mengadakan sosialisasi ke Universitas Jambi dengan tema “Lestarikan Hutan, Sejahtera maysrakat, Tanggung Jawab Bersama” di Aula Rektorat lantai III Kampus Unja Mendalo (31/10).

Acara dibuka oleh Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, prof. Dr. Ir. Abdul Aziz, M.Si, yang dalam sambutannnya mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga dan melestarikan hutan yang ada di Indonesia, “Tidak hanya hutan yang ada di Jambi, tetapi hutan yang ada di Indonesia,”Ujar Guru Besar Fakultas Peternakan tersebut.

Selain itu Prof. Aziz juga mengatakan perlunya masyarakat yang berada di pinggiran hutan untuk diperdayakan.
“Dengan kegiatan ini, Universitas Jambi berharap dapat membangun sinergitas antara TFCA dengan perguruan tinggi sesuai dengan tugasnya yaitu Tridharma Perguruan Tinggi“ tutup Azis.

Sementara itu Dekan Fakultas Kehutanan yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kerjasama, dan Sistem Informasi Ir. Fazriyas, M.Si mengatakan kegiatan diikuti oleh 125 orang peserta yang berasal dari Dosen dan mahasiswa Fakultas Kehutanan, perwakilan dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Provinsi Jambi.

“Narasumber berasal dari Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jambi, serta Dosen Fakultas Kehutanan,” Kata Ir. Fazriyas.
Selain itu ia juga menyebutkan TFCA saat ini sudah melaksanakan sosialisasi dibeberapa Universitas yang ada di Indonesia yang sebelum kegiatan ini diselenggarakan, Universitas Bengkulu menjadi tuan rumahnya.

“Saat ini TFCA mengadakan sosialisasi di Jambi. Lalu pertanyaannya kenapa di Jambi? karena Jambi memiliki sumber daya hutan yang paling lengkap. Jambi memiliki ekosistem hutan baik pantai sampai ekosistem pegununangan serta jambi memiliki 4 taman nasional yang sangat berpeluang besar pada fungsi ekologi sosial dan ekonomi,” tutup Ir. Fazriyas.

SILVIA YULIANSARI ASRIL

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com