KULIAH UMUM BERSAMA KETUA MAHKAMAH KONSTITUSI

Mendalo– Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI) Dr. Anwar Usman, S.H.,M.H memberikan Kuliah Umum kepada ratusan mahasiswa FH Unja mengenai Mahkamah Konstitusi Dalam Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia, Jum`at, (23/11/2018) di Aula Rektorat Lantai III Unja Mendalo.

Kuliah Umum dihadiri Rektor, Prof. H. Johni Najwan, S.H.,M.H.,Ph.D, Pelaksana Tugas Gubernur Jambi, Drs. Fachrori Umar, Dekan Fakultas Hukum, Dr. Helmi, S.H.,M.H serta Undangan lainnya yang mengangkat tema Peran Mahkamah Konstitusi Pada Pemilu 2019.
Rektor dalam sambutannya menegaskan bahwa generasi muda harus bisa memahami pentingnnya MK dalam sistem ketatanegaraan.

“Kita harapkan para mahasiswa generasi muda ini bisa lebih memahami peran pentingnya Mahkamah Konstitusi dalam sistem ketatanegaraan,” Ujar Rektor.

Dihadapan Ketua MK dan jajarannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum yang sangat penting guna menambah pengetahuan dan wawasan para mahasiswa.

Sementara itu Ketua MK Dr. Anwar dalam paparanya mengatakan pada tahun 2019 Indoneisa pertama kali akan menggelar pemilu yakni pemilihan legislatif DPR RI, DPD RI, Dprd dan Pemilihan Presiden (Pilpres) secara berbarengan dengan sistem pemilihan langsung.

“Ini menjadikan pemilu di Indonesia menjadi pemilu yang tersulit didunia, ditambah lagi jumlah pemduduk yang berjumlah sekitar 250 juta jiwa dan wilayah Indonesia yang sangat luas” Ujar Anwar
Anwar juga mengatakan, memutuskan perselisihan hasil pemilu adalah satu satu kewenangan MK yang diamantkan oleh UUD 1945.

“Dalam pengujian UU itu, putusan lembaga tersebut terkait perselisihan hasil pemilu bersifat final dan mengikat,” katanya.
Sementara itu Dekan Fakultas Hukum mengatakan rasa bangganya atas kerjasama FH Unja dan MK RI, ia juga berharap kuliah umum ini dapat memberikan pencerahan kepada mahasiswa didalam membangun bangsa dan negara ini.

“Kita sangat bangga dengan kerjasama ini, karena MK sebagai lembaga tinggi negara yang tugasnya mengawal konstitusi ini memang kita harapkan kehadirannya dikampus sehingga mahasiswa-mahasiswa, civitas akademika kemudian semua yang hadir bisa memang memahami penyelenggaran pemilu yang berintergritas,” tutup Dr. Helmi.

SILVIA YULIANSARI ASRIL
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com