Transformasi Fakultas Sains dan Teknologi (FST): Terobosan menuju Pendidikan Berkualitas

Rektor Universitas Jambi Prof. H. Johni Najwan, SH., MH., Ph.Dmelantik Prof. Damris Muhammad M.Sc., Ph.D sebagai Dekan Fakutas Sains dan Teknologi (FST)pada tanggal 26 Juni 2018, tidak terasa per Januari 2019 kepemimpinan beliau sudah berjalan 7 bulan. Dalam rentang waktu yang singkat tersebut Prof. Damris telah menginisiasi beberapa terobosan yang luar biasa dan berdampak langsung terhadap perkembangan FST. Beberapa diantaranya yakni memfokuskan arah fakultas melalui perubahaan Visi-Misi FST yang diselaraskan dengan Visi-Misi Universtas. Prof Damris juga membenahi suasana dan lingkungan kerja dengan konsep green campus, selain itu beliau menginisiasi pembangunan gedung kelas dan laboratorium baru, serta meningkatkan daya tampung mahasiswa baru berdasarkan data tren dan rasio peminat yangtinggi untuk beberapa program studi di lingkungan FST.

Visi Baru Fakultas

“Menjadi pusat pengembangan, pemanfaatan dan pelestarian potensi sumber daya alam lokal dan lingkungan berbasis sains dan technopreneurship”

Perumusan Visi baru Fakultas memperhatikan potensi sumber daya alam daerah yang tidak hanya untuk dapat memberikan manfaat tetapi juga perlu untuk dilestarikan dengan memanfaatkan sains dan teknologi sebagai basis FST. Diharapkan kedepan, FST menjadi pusat unggulan dalam pengembangan, pemanfaatan dan pelestarian potensi sumber daya alam daerah dan berkontribusi dalam mewujudkan Visi Universitas sebagai World ClassEntrepreneurship Universitymelalui Techopreneurship yang handal dan unggul.

Semua gerak langkah FST diarahkan menuju Visi Fakultas tersebut.Langkah awal yang telah dilakukan adalah lokakarya kurikulum. Pada tahun 2018, sebagian besar program studi di FST telah melakukan lokakarya pengembangan kurikulum yang sejalan dengan Visi-Misi Fakultas dan Universitas.

Konsep Green Campus

Perubahan yang sangat terasa ketikamemasuki area FSTadalah suasana hijau dengan taman yang indah sertagazebo-gazebo free internet access yang dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai tempat diskusi dan belajar di luar kelas.Gazebo ditempatkan pada sisi luar dan dalam kampus FST. Kenyamanan bukan hanya dirasakan pada area public tetapi juga ruang-ruang laboratorium,ruang baca, ruang kerja dosen, prodi dan tenaga kependidikan. Sarana kebutuhan untuk ibadah mushalla dilengkapi dengan tempat wudhu dan kamar kecil (WC) yang cukup representatif. Semuanya itu diharpkan dapat mendorongterciptanya rasa aman dan nyaman saat bekerjabagi dosen dan tenaga kependidikan dan belajar bagi mahasiswa.

Peningkatan akses dan daya tampung

Fakultas Sains dan Teknologi memiliki jumlah proditerbanyak ke dua diantara fakultas yang ada dilingkungan Universitas Jambi. Rata-rata penerimaan mahasiswa baru sekitar 300 orangper tahun masih belum optimal. Disisi lain, beberapa program studi di FST seperti Sistem Informasi, Farmasi dan Teknik Pertambangan memiliki rasio mahasiswa diterima-peminat mencapai 1:36. Oleh karena itu, Dekan FST beserta jajarannyatelah menganalisis potensi penerimaan mahasiswa baru dengan mempertimbangkan pertumbuhan rasio dosen, peminat yang tinggi, estimasi peningkatan penerimaan negara bukan pajak (BNPB) dan rencana pengembangan kedepan FST.Peningkatan aksesprogram prodi peminat tinggi akan diusahakan untuk ditingkatkan pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2018/2019. Grafik berikut memberikan perbandingan jumlah Prodi dan Maru pada tahun 2018.

Perbandingan Jumlah Prodi dan Maru tahun 2018 di lingkungan Universitas Jambi.

Kebutuhan ruang kelas baru

Peningkatan akses dan daya tampung beberapa prodi peminat tinggi membutuhkan ruang kelas yang baru. Dari analisa data potensi pertumbuhan FST dimasa yang akan datang maka Dekan FST bersama tim telahmempresentasikan dihadapan Bapak Rektor Prof. Johni Najwan, SH., MH., Ph.D pada awal Januari 2019 yang lalu. Alhamdullillah, Bapak Rektor sangat mengapresiasi usulan tersebut dan mengharapkan dapat merealisasikan pembangunan gedung dimulai pada tahun 2019.

Strategi Pengembangan FST

Secara umum, Prof. Damris menyampaikan bahwa best practice pengembangan fakultas sebenarnya tidaklah terlalu sulit karena trial and error-nya sudah terjadi di univeristas maju baik di dalam dalam maupun luar negeri, kita hanya tinggal mempelajari dan memperjuangkannya saja.Indikatornyapun sudah jelas,bisa dilihat secara spesifik dalam kriteria QS world university rankings, standar badan akreditasi ataupun standar penilaian kementrian ristek dan pendidikan tinggi.

Namun demikian, agar termanajemen dengan baik dan sesuai asas tata kelola maka dalam waktu dekat iniFST akan segera menyusun dokumen rencana strategis,rencana operasional, standar mutu dan standar operasional. Hal ini diperlukan agar tujuan-tujuan FST tetap fokus danberjalan sesuai visi misi.

Diharapkan ke depan, FST menjadi leading sektor Universitas Jambi dalam menyukseskan program Kerja Bapak Rektor terutama dalam peningkatan jumlah publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi, meningkatkan jumlah sitasi dan kegiatan mahasiswa yang memberikan dampak terhadap perkembangan prodi, fakultas dan unversitas. Hal ini dilakukan dengan strategi optimalisasi pemanfaatan peralatan laboratorium di FST dalam menunjang kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa dan praktikum serta pengembangan pusat unggulan berbasis teknologi. Semoga Alloh Tuhan Yang Maha Esa, merestui kerja dan usaha kita memajukan Universitas Jambi menjadi World Class Entrepreneurship University.

Amin Yarabbal Alamin…..

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com