MAHASISWA PBSI RAIH BEST SPEAKER DALAM AJANG DEBAT NASIONAL

Tim debat Universitas Jambi samping kiri (Siti Aisyah) tengah (Joni Iskandar) samping kanan (Dudu Mawarida)

Mendalo- Beasiswa Bidik misi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bagi calon mahasiswa yang tidak mampiu secara ekonomi tetapi memiliki potensi akademik, baik untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu, program ini mulai diberlakukan sejak tahun 2010.

Tujuan diselenggarakannya Beasiswa Bidikmisi adalah untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik, memberi bantuan biaya pendidikan kepada calon/mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan program Diploma atau sarjana sampai selesai dan tepat waktu.

Salah satu mahasiswa penerima bidikmisi Unja adalah Joni Iskandar, mahasiswa semester 5 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan jurusan Bahasa Indonesia bersama dua orang temannya Dudu Mawarida S.C Mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, Siti Aisyah (Mahasiswa pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia) berhasil meraih juara 1 dalam Debat Nasional di UIN Suska Riau.

Prestasi ini mereka peroleh ketika mengikuti kegiatan Sayembara Festival Bidikmisi Nasional yang diadakan Forum Mahasiswa Bidikmisi UIN Suska Riau pada tanggal 20-23 Maret 2018 di UIN Suska Riau, Unja Mendapatkan Juara 1, kemudian Juara ke 2 Umsu (Universitas Muhamaddiyah Sumatera Selatan) dan Juara 3 Universitas Veteran Jakarta, Harapan 1 Universitas Andalas dan Harapan 2 Universitas 11 Maret. Lomba debat diikuti 45 Universitas yang ada di Indonesia kemudian disaring lagi 15 tim terbaik, dan tim inilah yang bertanding di UIN Suska Riau,

Johni Iskandar mengatakan kemenangan yang diperolehnya bersama tim adalah hasil kerja jeras bersama, menurutnya ia bersama tim mengikuti 6 kali debat, dan setiap debat selalu mendapatkan nilai tertinggi.

“Alhamdulillah, kami ikut enam kali debat dan semuanya kami mendapat nilai tertinggi, dibabak penyisihan kami dapat peringkat 1, naik ke babak 8 besar kami peringkat 1 lagi kemudian masuk di babak 4 besar alhamdulillah masuk peringkat 1 lagi dan masuk final kami bertemu dengan UMSU dan alhamdulillah kami peringkat 1 lagi,” Ujar Joni.

Selain itu Joni juga mengatakan hal-hal yang diperdebatkan waktu itu adalah tentang isu/permasalahan bangsa yang sedang kekinian.

“Hal-hal yang diperdebatkan bersifat universal, yang berkaitan dengan revolusi industri 4.0, itu banyak berkaitan dengan kebijakan pemerintah, seperti kebijakan impor jadi memang yang diangkat adalah persoalaan bangsa yang kekinian dan alhamdulillah kami bisa mememangkan debat ini walaupun background pendidikan kami jurusan Bahasa dan Satra Indonesia,” Ujarnya.
“Alhamdulillah kami bisa memberikan yang terbaik untuk Unversitas Jambi, dan program Beasiswa Bidikmisi sangat membantu saya secara pribadi untuk bisa kuliah dan berprestasi,” Pungkasnya.

Silvia Yuliansari Asril

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com