TSA JAMBI GAGAS KAMPUNG LITERASI


JAMBI– Sejumlah mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) yang tergabung dalam Tanoto Scholars Association (TSA) Jambi berencana bangun kampung literasi, terutama untuk membantu anak-anak yang belum bisa membaca, berhitung dan menulis di daerah Legok Danau Sipin Jambi (18/5).

“ Target kami adalah membantu anak-anak yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung di kalangan anak-anak daerah Legok sekitar Danau Sipin. Kami berkeinginan membantu mereka” ujar Geeza Liori, ketua TSA Jambi.

Dikatakannya, sasaran dari program kampung literasi ini menjangkau anak-anak usia 4 sampai 8 tahun. Selain membantu anak-anak bisa membaca dan menulis, target yang ingin dicapai adalah terciptanya budaya literasi di tengah keluarga.

“Kedepan, keluarga juga akan kita libatkan, namun setelah target kepada anak-anak tercapai terlebih dahulu,” tukas Geeza.

Total awal peserta yang akan mengikuti program kampung literasi ini sebanyak 20 anak, namun pihaknya akan menambah jumlah anak, setelah melihat proses hasil yang berjalan.

Maslahatun Amma Sasqia, Ketua Panitia kampung literasi TSA Jambi mengatakan rencana kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli 2019 pada hari sabtu dan minggu, selain itu akan melibatkan 30 mahasiswa sebagai relawan yang tergabung dalam TSA Jambi

“Sabtu minggu kami pilih karena anak-anak bisa mengikuti dan tidak mengganggu kegiatan perkuliahan di kampus,” ujar Kiki panggilan akrab Maslahatun Amma Sasqia.

Selama dua bulan program kampung literasi, TSA Jambi akan fokus membantu anak-anak yang belum bisa membaca, berhitung dan menulis.

“Tujuan akhirnya adalah orang tua mendukung minat baca dan menulis anak-anak mereka, dan peduli terhadap pendidikan,” tukas Kiki.

Yusriwiati, pendamping TSA Jambi yang juga Training Specialist Tanoto Foundation Jambi berharap, kegiatan kampung literasi yang digagas oleh TSA Jambi ini berdampak positif terhadap perkembangan  dan kemajuan pendidikan di lokasi kegiatan berlangsung.

“Positif sekali ya, kita support anak-anak TSA dengan memberikan bekal kepada mereka tentang literasi, agar ketika terjun dilokasi kegiatan mereka sudah tidak canggung lagi,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, selain program PINTAR, Tanoto Foundation juga memiliki program di pendidikan tinggi yaitu program TELADAN yang merupakan singkatan dari Transformasi edukasi untuk melahirkan pemimpin masa depan. Program TELADAN berusaha untuk mencetak pemimpin masa depan yang mampu membuat dampak positif di masyarakat. Program TELADAN mencetak para teladan di masyarakat yang menginspirasi pengusaha dan komunitas bisnis untuk berkontribusi positif terhadap lingkungan yang berkelanjutan.

AHMAD SYAIFUL BAHRI

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com