KEMENRISTEKDIKTI ADAKAN PELATIHAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI KKNI DAN SN-DIKTI

MENDALO,- Dalam Rangka meningkatkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) sebagaimana diatur dalam Permnenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi  (Kemenristekdikti), Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) adakan Pelatihan Pembelajaran Berorientasi KKNI dan SN-Dikti di Unja (4/7).

Dihadiri oleh Rektor beserta jajaran, para narasumber, fasilitator, serta staf Dirjen Belmawa, para Guru Besar, para Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, para Ketua Prodi dan para Dosen di lingkungan Universitas Jambi.

Para peserta pelatihan mendapatkan materi terkait Pembelajaran Berorientasi KKNI dan SN-Dikti yang meliputi: Perkembangan Kurikulum dan Persiapan Unja dalam menghadapi Era Industri 4.0, Rasionalisasi Perkembangan KKNI dan Inovasi Pembelajaran di Perguruan Tinggi, Teknis Mengenai KKNI dan SN-Dikti dalam Kebijakan Penyusunan RPS, Penyususnan RPS berbasis KKNI dan Capaian Pembelajaran, serta Pengembangan /penyempurnaan dalam Penyususnan RPS dan Review RPS berbasis KKNI.

Prof. Dr. Agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan prioritas dari Dirjen Dikti dalam rangkaian pengembangan kurikulum dan pengembangan pembelajarannya.

Pecahan dari pengembangan kurikulum, pengembangan pembelajaran prioritas yang tujuannya menyiapkan RPS dosen yang terbarukan berorientasi KKNI dan SN-Dikti di era Revolusi Industri 4.0 yang akan diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran, kualitas lulusan kita di perguruan tinggi khususnya di Universitas Jambi.

“Jumlah peserta yang terdaftar di laman Dikti 218 orang, tetapi yang hadir di sini sepertinya 242 orang dan terimakasih atas kerjasama dan pro aktif nya mensukseskan kegiatan ini.  Direktur Pembelajaran mengucapkan terimakasih atas partisipasi aktif nya mengikuti kegiatan ini sehingga nantinya RPS yang merupakan bagian dari perangkat umum dapat di kembangkan dan diperbarui pada sesi akhir kegiatan. Yang memang output dari kegiatan ini adalah RPS Dosen terbaru yang di sesuaikan dengan KKNI dan SN-Dikti dan juga di sesuaikan dengan tuntutan pendidikan Era Revolusi Industri 4.0,” Kata Prof. Sri Peni mewakili Kepala Subdirektorat Pendidikan Akademik.

Rektor Prof. H. Johni Najwan, SH., M.H., Ph.D. saat membuka acara sekaligus memaparkan materi perkembangan kurikulum dan persiapan Unja dalam menghadapi Era Industri 4.0 ada tiga bentuk pengelolaan Perguruan Tinggi kelas dunia yaitu Teaching University, Research University, dan Entrepreneurship University.

“Visi Unja adalah a Word Class Enterpreneurship University. Terkait Revolusi Industri yang menentukan tujuan pendidikan ialah keimanan dan akhlak mulia terhadap anak didik. Revolusi Industri memang sesuatu hal yang tidak bisa kita pungkiri akan tetapi bukanlah sebuah tujuan karena bagaimana pun setiap negara pasti mempunyai sistem pendidikan sendiri, hukum sendiri, dan juga sistem yang berhubungan kepemerintahan dan negara sebagai tolok ukur maju, dan yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin negara ini haruslah berpedoman dengan konstitusi negara dan harus berpedoman dengan UUD yang berlaku,” unggap Prof. Johni saat memaparkan materi.

Pada kesempatan yang sama, Prof Johni Najwan mengungkapkan bahwa Keterampilan SDM Abad 21 merupakan keterampilan yang hanya bisa diperoleh melalui pedidikan dan pengalaman bermutu sampai kejenjang pendidikan tinggi. Oleh karena itu, diperlukannya Pelatihan Pembelajaran Berorientasi KKNI dan SN-Dikti.

“Harapannya output dari kegiatan ini adalah RPS Dosen terbaru yang di sesuaikan dengan KKNI dan SN-Dikti dan juga di sesuaikan dengan tuntutan pendidikan Era Revolusi Industri 4.0,” Tutup Rektor.

NANI NIRWANI /ALMIRA NABILA

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com