KUNKER KOMISI X DPR-RI KE UNIVERSITAS JAMBI

MENDALO,- Rombongan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke Universitas Jambi (Unja) dalam rangka evaluasi pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tahun 2019 (11/7).

Pertemuan ini diadakan di Ruang Rapat Senat Aula Rektorat Lantai 3 Gedung Rektorat Kampus Mendalo yang dihadiri oleh Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, M.M sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang juga merangkap Ketua Tim Kunjungan Kerja Bidang Pendidikan Tinggi Komisi X DPR RI serta Anggota Tim lainnya termasuk Tim dari Sekretariat DPR-RI.

Selain rombongan DPR, Kunker kali ini juga dihadiri oleh Dr. Totok Prasetyo B.Eng., M.T, Direktur Pembinaan Perguruan Tinggi Direktorat Jenderal (Ditjen) Kelembagaan Kemenristekdikti, Ir. Hari Purwanto, M.Sc., DIC, Staf Ahli Menristekdikti Bidang Infrastruktur, Yayat Hendayana, Kabag Komunikasi Publik pada Biro KSKP Kemenristekdikti serta Mayong, Staf Komunikasi Publik. Selain itu, tampak hadir perwakilan dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yaitu Mohammad Jamin serta Waskito Widi.

Sementara dari Unja, tampak hadir Rektor Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph. D, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi Prof. Dr. Ir. H. Zulkifli Alamsyah, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Ir. H. Abdul Azis, M.Si, Ketua dan Sekretaris Senat, Ketua SPI, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Wakil Dekan, Wakil Direktur, Kepala Bagian dan Kasub Biro Akademik dan Kemahasiswaan dilingkungan Unja.

Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph. D., mengungkapkan bahwa dalam rangka evaluasi pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru, ada tiga persoalan yang dipertanyakan oleh anggota Dewan dari Komisi X terhadap permasalahan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 40 tahun 2018 telah di tentukan bahwasannya semua PTN diberikan peluang dalam penerimaan mahasiswa baru. Adapun peluang tersebut terbagi menjadi tiga, Pertama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yang kedua Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan yang ketiga Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN)” Ujar Prof. Johni Najwan.

Sementara itu, Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, M.M selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja Bidang Pendidikan Tinggi Komisi X DPR RI Mengatakan bahwa dalam membangun Pendidikan Tinggi tidak bisa menyambi, harus dengan totalitas dan koordinasi.

“Dalam membangun Pendidikan Tinggi kita semua harus totalitas dan koordinasi yang tinggi mengenai kendala UTBK yang menjadi kendala beberapa tahun ini. Pihak Komisi X DPR-RI akan menindaklanjuti permasalahan yang terjadi untuk mengurangi keterbatasan dan kendala yang telah dilaporkan bapak Rektor,” Tutup Ir. Sutan Adil.

Sebagai informasi, Kunker Spesifik Bidang Pendidikan ini bertujuan untuk mendalami permasalahan dalam pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru tahun 2019 di Perguruan Tinggi Negeri.

NANI NIRWANI /ALMIRA NABILA

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com