ARAHAN SEKJEN KEMENRISTEKDIKTI

MENDALO,- Untuk menghadapi tantangan salah satu cara yang bisa dilakukan oleh perguruan tinggi adalah dengan memberikan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan di masa yang akan datang sehingga mahasiswa dan lulusan dari perguruan tinggi dapat memperoleh pembelakalan yang cukup dan bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof. Ainun Na’im, Ph.D, M.B.A yang juga selaku Ketua Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Jambi (Unja) menyampaikan arahan terkait pencapaian kemajuan Unja yang dilaksanakan di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat lantai 3 kampus Mendalo (11/7).

Rektor Unja Prof. H. Johni Najwan, S.H, M.H, Ph.D mengatakan, melalui pengarahan dari Sekjen Kemenristekdikti diharapkan Unja mampu memperoleh solusi terkait persoalan-persoalan yang terjadi.

“Dengan adanya pengarahan dari Ketua Dewan Pengawas BLU Unja ini, semoga dapat memberikan arahan dan solusi konkret bagi persoalan-persoalan yang terjadi di Unja” Kata Rektor.

Dalam menyampaikan arahan, Prof. Ainun Na’im mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi oleh pendidikan tinggi semakin besar, sehingga kinerja bagi yang mengabdi di bidang pendidikan pun harus melampaui batas normal.

“Untuk menghadapi tantangan tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan oleh perguruan tinggi adalah dengan memberikan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan di masa yang akan datang sehingga mahasiswa dan lulusan dari perguruan tinggi dapat memperoleh pembelakalan yang cukup dan bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat” Ujar Prof. Ainun

Selain itu, Prof. Ainun juga memberikan arahan kepada perguruan tinggi termasuk Unja untuk mempunyai partner industri yang nantinya dapat bersama-sama membentuk kompetensi mahasiswa sehingga lulusan memiliki jaminan kerja.

“Jika perguruan tinggi mempunyai partner industri, mahasiswa nantinya akan dapat memiliki jaminan kerja setelah lulus. Karena dalam hal ini, mahasiswa akan diuji kompetensinya dan jika memenuhi, maka akan mendapatkan sertifikat uji kompetensi dari partner industri, sehingga kompetensi lulusan bukan hanya diakui oleh perguruan tinggi, namun juga oleh dunia kerja” tambah Prof. Ainun Na’im.

Di akhir sambutan sekaligus pengarahannya, Prof. Ainun Na’im mengaku percaya bahwa Unja akan mampu mencari alternatif-alternatif dari solusi permasalahan yang ada.

“Unja punya forum-forum untuk mengecek sejauh mana pencapaian kinerja, sehingga saya pun percaya bahwa Unja yang berstatus BLU dapat memperoleh alternatif persoalan yang dihadapi” ungkap Prof. Ainun Na’im.

DEWI YUNITA ANGGRAINI

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com