ALUMNI FKIP BERPREDIKAT CUMLAUDE, LAKUKAN PENELITIAN PADA SUKU ANAK DALAM

 

MENDALO,- Novita Sari, Alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi 9 Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melakukan penelitian dan pengabdian pada Suku Anak Dalam di Desa Pematang Kabau Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun.

Dengan keberanian, Novita Sari melaksanakan penelitian dengan mengamati pelaksanaan pembelajaran membaca permulaan di salah satu sekolah di Kabupaten Sarolangun demi gelar Sarjana Pendidikannya. Tak hanya itu, menjadi satu-satunya yang meneliti Suku Anak Dalam pada angkatannya, Novita banyak mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

“saya melakukan pengamatan pembelajaran baca dan tulis, dan pengambilan gambar untuk dokumentasi. Suasana pembelajaran berjalan seperti biasanya, warga belajar tetap semangat untuk mengikuti pembelajaran. Hari ini merupakan hari terakhir saya melakukan pengamatan proses pembelajaran di Sekolah Halom Putri Tijah di Desa Pematang Kabau,” jelas Novita.

Novita mengaku penelitian ini tidak bisa terselesaikan tanpa dukungan dari berbagai piahak, mulai dari para Dosen pembimbing, Dinas Sosial Provinsi Jambi, hingga Komunitas Adat Terpencil Provinsi Jambi.

“Awal mula cerita ini ketika saya berdiskusi dengan Bapak Ade Kusmana, beliau adalah Dosen di Unja. Ketika saya berdiskusi dengan beliau, saya ditawarkan untuk meneliti pendidikan di Suku Anak Dalam. Awalnya saya ragu dan takut untuk meneliti SAD. Setelah selesai berdiskusi dengan beliau, saya berangkat ke kantor WARSI untuk mencari informasi mengenai Suku Anak Dalam. Keesokan harinya, saya berangkat ke kantor Dinas Sosial untuk mengurus surat izin ke Sarolangun,” ucapnya menjelaskan kronologis mengurus penelitian.

Diluar dugaan, Novita mendapat sambutan hangat dari anak-anak yang bersekolah di Halom Putri Tijah meski harus memasuki hutan kurang lebih 2 jam dengan cara berjalan kaki. Namun, antusias anak-anak tersebut membuat Novita meyakinkan diri untuk terus meneliti mengenai proses pembelajaran disana.

Terpisah, Novita berharap mahasiswa jangan merasa takut apalagi untuk berbagi ilmu dan pengalaman khususnya untuk Suku Anak Dalam. Kini Novita telah mengajar di salah satu SMK Swasta di Kota Jambi, dan sedang merencanakan untuk melanjutkan ke jenjang Magister Pendidikan.

“ Allhamdulillah, karena penelitian tersebut saya mendapatkan predikat cumlaude pada bulan Mei kemarin. Kuncinya jangan merasa takut harus yakin dengan kemampuan diri kita sendiri,” tutupnya.

NANI NIRWANI

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com