WISUDA KE -87 UNJA LULUSKAN 1000 WISUDAWAN

Mendalo- Sebanyak 1000 wisudawan yang terdiri dari Program Doktoral (S3) dengan jumlah 3 orang, Magister (S2) sebanyak 66 orang, Profesi Ners (S1) sebanyak 6 orang, Profesi Dokter (S1) sebanyak 18 orang, Sarjana (S1) sebanyak 867, Program Diploma (D4) sebanyak 1 orang dan Program Diploma (D3) sebanyak 39 orang diwisuda pada wisuda ke-87 yang di Balairung Pinang Masak Kampus Mendalo (3/8).

Wisuda kali ini dihadiri Rektor, Prof. H. Johni Najwan, S.H.,M.H.,Ph.D, Ketua Senat dan Sekretaris Senat serta Anggota Senat. Wisuda kali ini juga mendatangkan tamu kehormatan yaitu Pimpinan Komisi X DPR RI dan Ketua Dewan Pertimbangan Unja, Ir. H.A.R. Sutan Adil Hendra, M.M serta Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Kejaksanaan Agung Republik Indonesia, Dr. Febrie Adriansyah, S.H.,M.H yang juga merupakan alumni dari Fakultas Hukum Unja serta Undangan lainnya.

Pada sambutannya Rektor menyampaikan capaian-capaian yang telah didapat dimana nilai capaian kinerja output Unja terkait dengan penyerapan anggaran telah mencapai 59,43 % sedangkan kemajuan fisik telah mencapai 96,67 %. Berdasarkan capaian ini, maka nilai kepatuhan kinerja output Unja mendapatkan nilai 100.

Kemudian perjanjian kinerja Rektor Unja dengan Kemenristekdikti yang mencakup 6 sasaran dengan nilai capaian kontrak kinerja telah mencapai 92,3% yang mana sasaran kegiatan pokok meliputi kualitas pembelajaran dan kemahasiswaan, meningkatnya kualitas kelembagaan, meningkatnya relevansi, kualitas dan kuantitas sumber daya, meningkatkan relevansi dan produktivitas riset dan pengembangan, menguatkan kapasitas inovasi dan terwujudnya tata kelola yang baik.

“Diantara 22 indikator untuk mewujudkan keenam sasaran kegiatan tersebut diatas 20 indikator targetnya telah lebih melebihi 80% sedangkan ada dua indikator yang masih rendah yaitu jurnal bereputasi terindeks global baru mencapai 37,56% sedangkan jurnal bereputasi terindeks nasional baru mencapai 39,86,” Tambah Rektor.

Selain itu Rektor juga mengatakan pembangunan Zona Intergritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan dua sasaran utama yaitu terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN dan terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat hanya dapat dicapai apabila seluruh stakeholder mengubah secara sistematis dan konsisten mekanisme kerja, pola pikir serta budaya kerja individu dilingkungan Unja.

“Oleh sebab itu kehadiran yang terhormat bapak Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H yang juga menjabat sebagai Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung RI pada acara wisuda ke-87 merupakan suatu kehormatan khusus bagi Unja dan mudah-mudahan Unja kedepan lebih baik dan lebih maju, inovatif, unggul dan Kompetitif,” Jelas Rektor.

SILVIA YULIANSARI

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com