EKSPOSE HASIL KUNJUNGAN LAPANGAN KE DESA KEBONAGUNG YOGYAKARTA

MENDALO,- Ekspose hasil kunjungan lapangan (Field Trip) mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis angkatan 2016 Fakultus Pertanian (Faperta) Universitas Jambi (Unja) presentasikan kegiatan saat kunjungan di Desa Keboagung Yogyakarta di Aula Rektorat Lt.3 Kampus Unja Mendalo (5/07).

Tujuan dari Field Trip ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan bagi mahasiswa dari sistem pembelajaran di perguruan tinggi lain sebagai bahan perbandingan untuk menambahkan daya kriteria mahasiswa terhadap penyelenggaraan dilembaga pendidikan luar dan memberikan pengarahan dan wawasan kepada mahasiswa kepada praktik-praktik agribisnis di lapangan melalui beragam karakteristik dan objek penelitian.

Zakky Fathoni S.P., M.Sc selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa kunjungan (Field Trip) ke Desa Kaboagung Yogyakarta ini dimulai pada tanggal 21 Juni sampai 29 Juni, dengan mengunjungi beberapa objek yang terkait tujuan akademik dari Prodi Agribisnis.

“Ada beberapa objek yang diamati disana. Diantaranya adalah desa mart yang telah memiliki swalayan sendiri yang menjadi tempat untuk warga desa berbelanja, lalu ada Desa Bendungan yang merupakan pusat perairan dan menjadi usaha yang memiliki PAM sendiri. Selanjutnya ada kelompok wanita tani yang inspiratif dengan melipahnya panen padi setiap hektarnya yaitu dua belas ton yang merupakan sebagi pelajaran untuk mahasiswa kita bagaimana petani tersebut dapat meningkatkan hasil panen,” ungkapnya saat diwawancara.

Zakky Fatoni menambahkan bahwa Desa Kebonagung dipilih karena desa ini memiliki konsep desa pertanian dan komponen-komponennya sudah masuk dalam kepada tujuan topik yang akan dilihat mahasiswa dan ada beberapa komponen yang menjadi pembelajaran bagi mahasiswa tingkat akhir yang mencari topik penelitian.

“Sebelum dipastikan Field Trip ke Yogyakarta ada beberapa pilihan, tetapi dengan berbagai pertimbangan dan salah satunya terkait tujuan akademik Prodi yang sudah jadi memutuskan untuk ke Yogyakarta tepatnya ke Desa Kebonagung,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut Dr.Ir. Ahmad Riduan, M.si. sebagai Dekan Faperta menyatakan acara Field Trip adalah kegiatan wajib yang tercantum dalam peraturan akademik fakultas jadi konsepnya jika berpandangan bahwa Field Trip kali ini memang telah sesuaikan dengan tujaun akademik.

“Yang diharapkan selain adanya Field Trip ini bahwasannya bukan hanya wawasan akademik yang terekspos, tapi juga di luar. Bukan hanya ikut Field Trip, tapi juga pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi yang lain dengan perguruan tinggi di luar Indonesia,” Ungkapnya saat menyampaikan sambutan.

Terpisah, Abdullah Mufadhil selaku Ketua Farmatur Himpunan mahasiswa sosial Pertanian Agribisnis Wiseta mengungkapkan bahwa kegiatan Field Trip ini memberikan semangat untuk mahasiswa angkatan 2016 yang tentunya akan menghadapi penelitian Skripsi dan memberikan pandangan-pandangan pengembangan jiwa agribisnis

“Harapan fadil semoga dengan di adakannya Field Trip ini dapat membangun pola fikir mahasiswa, dimana untuk melihat kondisi universitas lain dari keadaan lingkungan di daerah lain itu untuk mengembangkan pola agribisnis nya, jadi tidak hanya kita melihat dan belajar dari lingkungan sendiri kita bisa juga belajar dilingkungan lain bahwa di tempat lain itu dengan kondisi alam lingkungan yang berbeda itu ada juga sistem yang berbeda,” tutupnya.

NANI NIRWANI/ ALMIRA NABILA

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com