MAHASISWI KEDOKTERAN, BERPRESTASI DIBIDANG TILAWAH

MENDALO,- Wulan Risky Amelia, mahasiswi aktif Program Studi (Prodi) Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jambi (Unja) semester empat, banyak meraih prestasi dibidang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Cabang Tilawah Al-Qur’an. Tilawah berasal dari kosakata bahasa Arab yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia dan menjadi kosakata baku. Pengertian tilawah adalah pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an yang dilakukan dengan baik dan indah.

Wulan mengungkapkan, mulai belajar bertilawah sejak duduk di bangku kelas dua Sekolah Dasar (SD), tepatnya menginjak umur delapan tahun, setelah Ia menghatamkan Al-Qur’an. Ia diajarkan tilawah langsung oleh sang ayah yang juga merupakan seorang Qori di Provinsi Jambi.

“Saya belajar tilawah sejak khatam Al-Qur’an, tepatnya umur delapan tahunan. Guru saya adalah ayah saya sendiri ”ungkap Wulan dengan wajah berbinar.

Tak hanya sampai disitu, Wulan kembali melanjutkan pendidikannya ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bogor, sekaligus belajar secara khusus oleh guru tilawahnya. Ia pun mendapatkan beasiswa dari Pemerintahan Daerah (Pemda) Muaro Jambi.

“Kalau saya pribadi memang mengikuti program latihan khusus tilawah dimana saya pernah belajar di pondok khusus tilawah Al-Qur’an yang bertempat di Kota Bogor”, tuturnya.

Menurut Wulan, selain memiliki suara indah yang merupakan suatu kelebihan dari Allah, Ia juga memiliki kunci utama cara agar dapat memiliki suara yang indah, yaitu dengan berlatih sebaik mungkin, dan menjaga suaranya dari makanan yang dapat merusak suaranya, seperti minuman yang terlalu dingin, berminyak, panas dan terlalu pedas.

“Menurut saya, kunci utamanya adalah latihan. Selain itu, perlu juga untuk menjaga suara dari pantangan pantangan yang kira-kira bisa merusak suara misalnya makanan/minuman yang terlalu dingin, panas ataupun pedas”katanya.

Wulan pandai membagi waktu antara kuliah dan fokus latihan tilawah dengan cara memanfaatkan waktu kosong. Misalnya diwaktu libur, biasanya Ia akan bertadarus minimal 1 lembar sehari, sedangkan untuk latihan bertilawahnya ia sendiri berusaha menyempatkan untuk bersenandung tilawah minimal satu hari sekali.

“Harus pandai memanfaatkan waktu kosong. Saat libur, saya bertadarus Al-Qur’an minimal 1 lembar satu hari. Sedangkan untuk latihan suara sendiri saya berusaha menyempatkan untuk bersenandung tilawah minimal satu hari sekali”

Adapun prestasi yang telah ia raih diantaranya yaitu Juara I Musabaqoh Tilawah Quran Tingkat Kota Tangerang Selatan tahun 2013, Juara III Musabaqoh Tilawah Quran, Tingkat Provinsi Jambi tahun 2013, Juara I Musabaqoh Tilawah Quran Tingkat Kota tahun 2016, Juara I Musabaqoh

Tilawah Quran Tingkat Kabupaten Muaro Jambi tahun 2016, Juara I Pengembangan Tilawatil Quran Radio Republik Indonesia tahun 2018, Juara II Pengembangan Tilawatil Quran Radio Republik Indonesia tahun 2019.
Wulan mengakui bahwa kedepannya memiliki target untuk meningkatkan prestasi tilawahnya hingga ke jenjang nasional dan internasional.

“Target saya ingin meningkatkan prestasi khususnya dalam bidang tilawah ini hingga ke jenjang nasional atau bahkan ke jenjang Internasional” tutup Wulan.

UTARI HANDAYANI

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com