Arkeologi UNJA Diundang Meneliti Ke Padanglawas-Sumatera Utara

“Tajam pisau karena diasah, dalam ilmu karena ditempah,” begitu kata pepatah orang tua-tua kita, bahwa keahlian itu lahir dari pengalaman lapangan dan pendalaman teori dalam kelas. Kampus sebagaimana fungsinya sebagai kawah candra dimuka, tempat mengembleng dan mengasah sumber daya manusia yang siap berkarya, adalah prinsip yang betul-betul dipegang teguh oleh Program Studi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi.

SEBAGAI satu-satunya Program Studi Arkeologi di Sumatera, Prodi Arkeologi Unja, paham betul akan peran dan tanggung jawabnya terhadap dunia arkeologi Indonesia dan masyarakat Sumatera. Totalitas dan sikap profesionalisme ini jelas terlihat menjelang perayaan Dies Natalisnya Prodi Arkeologi yang ke-5, yang jatuh di bulan September mendatang.

Dimana sepak terjangnya dalam dunia kepakaran dan penelitian arkeologi di Sumatera dan di Indonesia telah menuai banyak apresiasi, bahkan kini tengah diundang melakukan penelitian arkeologi ke wilayah Kabupaten Padanglawas, Sumatera Utara. Arkeologi Unja bersama tim ahli yang terdiri dari Balai Arkeologi Sumatera Utara selaku kordinator tim, Balai Pelestarian Cagar Budaya Aceh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padanglawas, bersama-sama melakukan “Penelitian Arkeologi Lansekap Bangunan Biara Sangkilon Abad XI Sampai XIV di Kawasan Kepurbakalaan Padanglawas Bagian Selatan Sumatera Utara.”

Penelitian ini dipimpin oleh Adri Restyadi, M.A (Peneliti Balai Arkeologi Sumatera Utara), dengan tim ahli antara lain; Asyhadi Mufsi Sadzali, S.S.,M.A selaku dosen Arkeologi, yang juga melibatkan empat mahasiswa angkatan 2017 sebagai asisten peneliti, selama sepuluh hari (20 Juli sd 29 Juli 2019) di wilayah Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.

Keterlibatan Arkeologi Unja dalam penelitian Lansekap Bangunan Suci Biaro Sangkilon Padanglawas ini, dititik beratkan pada kajian analisis lingkungan, serta ekskavasi arkeologi pada teras dalam dan teras luar bangunan biara Sangkilon. Ke-empat Mahasiswa Arkeologi Unja yang terlibat diharapkan memperoleh pengalaman langsung terlibat dalam penelitian bersama tim gabungan yang terdiri dari pakar arkeologi, geologi, dan pakar konservasi lingkungan. Harapannya setelah menyelesiakan studinya di Prodi Arkeologi Unja, para mahasiswa memiliki wawasan, pengetahuan, Pengalaman, keberanian, mental yang tangguh serta jejaring yang luas dengan para pakar. Tentunya semakin membuka peluang bagi mereka untuk bersaing dalam dunia kerja dimasa mendatang. Dari ke empat mahasiswa, satu diantaranya (Dantoen Sidik Noor/I1C115029) akan menjadikan penelitian ini sebagai skripsi.

Pada sela-sela kegiatan penelitian, Tim Arkeologi Unja juga aktif bersosialisasi dengan masyarakat sekitar Sibuhuan, Padanglawas, terutama menyampaikan informasi terkait keberadaan Program Studi Arkeologi Universitas Jambi yang sangat potensial dan telah ter-akreditasi B. Demikian juga dengan pemerintah daerh, Tim Arkeologi Unja, aktif membeikan masukan dan rekomendasi terkait pengelolaan warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Padanglawas untuk kedepan dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium lapangan penelitian, sebagai objek wisata sejarah budaya, serta untuk dikembangkan sebagai icon dan identitas daerah yang menyuarakan harmoni dan kebhinekaan.

Penelitian ini meruapakan penelitian multy years, dalam artian akan terus berlanjut hingga tahun mendatang. Demikian juga keterlibatan Arkeologi Unja, tahun 2020 akan kembali melakukan penelitian ke Kabupaten Padanglawas Sumatera Utara. Banyak harapan pihak masyarakat dan pemerintah daerah kepada Arkeologi Unja, salah satu nya harapan mereka untuk melahirkan putera daerah Padanglawas yang ahli dalam bidang arkeologi. Sehingga melalui dinas terkait menyampaikan kiranya Arkeologi Unja senantiasa terus menajlin silaturahmi/memperkuat jejaring dengan pemeintah daerah Padanglawas maupun dengan isntansi terkait lainnya di daerah.

Terlebih tuntutan zaman dan lapangan kerja hari ini dan dimasa yang akan datang, dimana keahlian, pengalaman, siap pakai, dan jaringan yang luas menjadi penentu berhasil atau tidaknya lulusan Arkeologi Unja merambah dunia kerja di seantero pulau Sumatera. Kedepan nampaknya Arkeologi Universitas Jambi bukan hanya milik masyarakat Jambi semata, namun telah menjadi milik masyarakat pulau Sumatera. Kepercayaan atas kualitas, dan harapan akan datangnya era baru dunia arkeologi Sumatera semakin dipercayakan masyarakat Sumatera kepada Arkeologi Universitas Jambi. Jayalah Arkeologi Unja, Kobarkan semangat kemajuan ilmu pengetahuan keseantero bumi Andalas. Panjang Umur Ilmu Pengetahuan.

Asyhadi Mufsi Sadzali,M.A

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com