SEMINAR NASIONAL PERCEPATAN PEREMAJAAN KELAPA SAWIT


JAMBI,- Fakultas Pertanian UNJA mengadakan Seminar Nasional tentang Percepatan Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Menuju Perkebunan Sawit Berkelanjutan yang dihadir narasumber Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M. Sc., Ketua Umum Perhepi dan Guru Besar IPB , Prof. Dr. Almasdi Syahza, S.E., M.P., Peneliti Ekonomi Pedesaan dan Guru Besar Universitas Riau serta Dr. Ir. Bayu Krisna Murti, M. Si., Ketua IPB SDGs Network.

Acara seminar nasional ini dirangkai dengan pelantikan pengurus Komda Jambi periode 2019-2022 oleh Ketua Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI) Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M. Ec., pada Rabu, (6/11/2019) di BW Luxury hotel.

Acara dibuka oleh Rektor UNJA yang diwakili dengan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M. Sc.

“Rektor UNJA Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph.D., menyambut baik kehadiran PERHEPI untuk meningkatkan pengetahuan dan sumbangan pemikiran dalam meningkatkan pendapatan para petani,” tutur Prof Zulkifli Alamsyah.

Beliau juga menambahkan bahwa perkembangan perkebunan kelapa sawit sangat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, perolehan devisa negara, serta bagi penyerapan tenaga kerja. Selain itu, Universitas Jambi akan menjembatani serta mencari solusi dan memberikan masukan-masukan terkait percepatan peremajaan kelapa sawit kepada pemerintah baik ditingkat daerah maupun ditingkat nasional.

Senada dengan Wakil Rektor, Prof. Dompak Napitupulu selaku Ketua Panitia Seminar Nasional mengatakan bahwa dengan adanya seminar nasional ini diharapkan dapat memberikan suatu strategi untuk menjaga keberlanjutan perkebunan kelapa sawit.

“Mudah-mudahan dengan seminar nasional yang akan dilaksanakan ini dapat memberikan masukan serta strategi yang paling ampuh untuk menjaga keberlanjutan ekonomi sawit,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga mengatakan seminar nasional ini akan mendiskusikan 79 makalah yang dilaksanakan secara paralel dalam empat kelompok diskusi. Di ikuti 160 peserta yang terdiri dari instansi yang terkait serta beberapa perguruan tinggi dalam daerah maupun luar daerah jambi.

IRWAN

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com