PRODI AGROTEKNONOLOGI TERKAREDITASI A

JAMBI,- Program Studi (Prodi) Agroteknologi Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Jambi (Unja) terakreditasi A. Dengan akreditasi tersebut, lulusan Unja dituntut memiliki daya saing secara global.

“Setelah dilakukan visitasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 19 November 2019 lalu, Alhamdulillah kita mendapatkan hasil visitasi dengan kategori unggul atau terakreditasi A,” ujar Dr. Ir. Ahmad Riduan, M.Si., Dekan FAPERTA.

Riduan menjelaskan, dengan terakreditasi A pada Prodi Agroteknologi, diharapkan dapat menjadi salah satu Prodi unggulan di Unja dan kepada lulusan diharapkan memiliki daya saing secara global, baik ditingkat nasional maupun ditingkat internasional.

Sementara itu, Akreditasi A pada Prodi Agroteknologi tersebut memiliki dampak dalam segala bidang, baik bagi Lembaga, mahasiswa, tenaga pengajar atau dosen, sarana dan prasarana dan terhadap lulusan.

“Dengan terakreditasi A, maka lulusan prodi tersebut akan lebih diterima di pangsa pasar. Artinya, jika pelamar dari prodi yang sudah terakreditasi unggul maka akan lebih diprioritaskan dalam segala seleksi.” ujar Riduan.

Selain itu, dengan terakreditasi A, maka seleksi masuk Prodi Agroteknologi FAPERTA akan lebih selektif. Tidak hanya seleksi masuk, namun pada proses kelulusan, syaratnya juga semakin meningkat.

“Salah satunya nilai toefl, yang sebelumnya mahasiswa dapat lulus denagn nilai toefl minimal 400, kedepan nilai minimal test toeflnya menjadi 420,” tambah Riduan.

Untuk diketahui, pada FAPERTA, terdapat 3 Prodi yaitu D3 Agribisnis, S1 Agribisnis dan S1 Agroteknologi. Dari tiga Prodi tersebut, baru Prodi Agroteknologi yang terakreditas A dari BAN-PT. Saat ini, terdapat 1.6000 mahasiswa yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif yang diharapkan dapat terus bersumbangsih bagi kemajuan Provinsi Jambi kedepan.

HANAPI/AKBAR KURNIA

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com