REFLEKSI DAN RENCANA KEGIATAN LPTIK UNIVERSITAS JAMBI 2020

Visi Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) adalah membantu mewujudkan Universitas Jambi menjadi a world class entrepreneurship university, dan mempunyai misi memfasiltasi layanan yang berbasis DIGITAL bagi sivitas akademika. Beberapa program utama telah dilaksanakan yang meliputi pengembangan infrastruktur jaringan dan internet, aplikasi, layanan data, kehumasan, dan peningkatan kualitas SDM dibidang TIK.

PADA layanan infrastruktur dan internet, saat ini Unja telah melanggan 550 Mbps dedicated bandwidth dan wifi managed service sebanyak 130 Access Point (AP). Sementara itu datacenter ditempatkan pada Telkomsigma dengan standar tier 3. Untuk keperluan praktikum dan UTBK maka diakhir tahun 2019 telah tersedia 580 PC yang terdistribusi pada hampir semua fakultas dan perpustakaan.

Untuk membuat berbagai proses bisnis di Unja menjadi cepat, teratur dan efektif maka telah dikembangan berbagai aplikasi baik yang berbasis web atau android yang meliputi kategori aplikasi akademik, tugas akhir, kepegawaian, penelitian dan pengabdian, kemahasiswaan, keuangan, publikasi, e-learning, dan administrasi. Total aplikasi yang kita punyai sudah mencapai 43 aplikasi. Kesemua aplikasi dapat diakses melalui satu pintu yaitu pada portal https://gerbang.unja.ac.id. Pada akhir tahun 2019 ini beberapa aplikasi baru juga akan diluncurkan yaitu aplikasi pendaftaran ulang mahasiswa baru dan aplikasi pemantauan kinerja Tendik. Selain itu ada penambahan fitur pada aplikasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) supaya orang tua/wali dapat memantau aktivitas dan kemajuan anak mereka.

Usaha lain yang berdampak signifikan pada pembenahan institusi adalah pelaporan data akademik mahasiswa secara tepat waktu pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT). Selain data pengajaran dosen sudah terlaporkan dengan baik, semenjak satu tahun terakhir data pembimbingan tugas akhir dosen terhadap mahasiswa juga sudah terlaporkan ke PDPT. Dosen dapat melihat buktinya melalui Aplikasi SISTER masing-masing. Sebagai tambahan, status 18.000 mahasiswa yang tercatat pada PDPT semenjak angkatan 2003 tetapi tidak tercatat aktivitas akademiknya SUDAH/SEDANG diselesaikan diakhir tahun 2019 ini.

LPTIK juga menaruh perhatian yang tinggi terhadap promosi Universitas Jambi melalui berbagai media. Belakangan pusat multimedia telah meluncurkan banyak video profil Universitas Jambi dengan berbagai durasi dan bahasa. Begitu juga dengan Humas telah konsisten menyajikan informasi Universitas Jambi melalui portal www.unja.ac.id, klik unja, dan berbagai platform media sosial seperti youtube, tweeter, instagram, dan facebook.

Belum diketahui dengan pasti apakah upaya-upaya mewujudkan Unja yang berlayanan digital ini telah berdampak terhadap peningkatan citra Universitas Jambi dikalangan sivitas akademika dan stake holder. Perlu dilakukan survei yang menyeluruh untuk memotret bagaimana tingkat kepuasan (user satisfaction) dan tingkat penerimaan pengguna (user acceptance) dengan berbagai inovasi dan layanan TIK yang telah dilakukan. Walapun begitu, terdapat sebuah studi (2019) yang menunjukkan bahwa tingkat kepuasan terhadap SIAKAD Unja yang mencapai angka 85% (sangat baik), web Unja juga pernah dapat penghargaan dengan peringkat harapan 2 terbaik diantara website universitas BLU. Begitu juga dalam beberapa kali kesempatan Rektor Universitas Jambi Prof. Johni Najwan menyampaikan bahwa pengeloaan sistem informasi akademik Unja diapresiasi oleh kemenristek Dikti sebagai pengelola PDPT yang berkategori terbaik di Indonesia.

Miskipun kita sudah mengembangkan banyak hal dalam layanan TIK, masih banyak Pekerjaan Rumah yang harus dituntaskan pada tahun 2020 mendatang. Terutamanya adalah program paperless office yang belum digunakan secara optimal. Kita sudah punya aplikasi persuratan tetapi belum diterapkan secara menyeluruh di Unja. Akibatnya bagi Unja yang multikampus ini adalah perlu usaha yang lebih untuk mendistribusikan sebuah surat ke seluruh kampus dan dosen.

Ada hal yang menggembirakan pada perpustakaan yaitu Perpustakaan Unja yang sekarang sudah jauh lebih cantik dengan adanya perbaikan gedung dan penataan ruangan. Kita sangat mengapresiasi usaha pimpinan untuk pembenahan ini. Untuk meningkatkan layanan perpustakaan maka perlu integrasi perpustakaan pusat dan ruang baca fakultas/unit kerja, kartu anggota yang terintegrasi dengan kartu mahasiswa/pegawai, dll. Untuk mewujudkan perpustakaan yang terintegrasi berbasis TIK bukanlah pekerjaaan yang gampang tetapi bukanlah tidak mungkin. Kalau integrasi pustaka dan layanannya tidak dilakukan maka pertanyaan sederhana dari seorang assessor BAN PT tentang berapa jumlah buku dan jurnal di Unja ini tak bakal terjawab secara valid untuk selamanya. Demikian juga dengan laboratorium dasar, sekarang sudah mulai berbenah, perlu terintegrasi dengan semua lab-lab yang ada dengan TIK sebagai tool untuk membantu menajemen laboratorium.

Hal lain yang sering dikeluhkan dosen adalah kesulitan untuk akses berbagai SK secara cepat untuk berbagai keperluan, BKD yang menjadi beban pada setiap akhir setiap semester karena dikerjakan secara manual, remunerasi yang belum diterapkan, jumlah Access Point yang masih dianggap kurang, internet terkadang lemot, e-learning yang belum jelas aturannya, dst. Keluhan ini perlu diakomodir dan ditindaklanjuti agar dosen fokus pada Tridharma dan tak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang bersifat administratif.

Berdasarkan masalah-masalah yang ditemukan di atas, maka fokus pekerjaan LPTIK dalam tahun 2020 adalah pemeliharaan terhadap aplikasi yang sudah ada, penambahan dedicated bandwidth menjadi 1000 Mbps, penambahan wifi menjadi 200 AP, instalasi Fiber Optick pada gedung-gedung baru, penyelesaian aplikasi Remunerasi dan BKD online, Penerapan apliksi Legal Drafting untuk ketersediaan akses SK, penyelesaian aplikasi Data Borang 9 Standar. Disamping itu perlu pengembangan aplikasi-aplikasi baru misalnya Edutube untuk menyimpan karya media mahasiswa dan dosen, aplikasi PPL dan Magang, dan aplikasi lain yang dirasa penting. Di atas semua itu, hal utama lain yang dibutuhkan agar kesemua layanan digital ini berjalan secara efektif adalah DUKUNGAN PENUH dari segenap pimpinan.

Dengan ikhtiar semua ini maka diharapkan kinerja dosen akan meningkat secara signifikan yaitu pengajaran terlaksana dengan baik, mahasiswa dapat terlayani secara optimal, kegiatan penelitian berbuah publikasi terindeks, pengabdian dosen berefek kepada masyarakat. Ujungnya adalah peningkatan peringkat Universitas Jambi pada berbagai pemeringkatan. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap warga LPTIK atas dedikasinya dalam menjaga server Unja 24 Jam dari masalah dan kejahatan dunia maya, mengembangkan berbagai artefak TIK yang bermanfaat bagi warga dan alumni, melayani kebutuhan data dan menyajikan informasi, dan memelihara Jaringan se Unja raya. Walaupun pekerjaan kita ini tak masuk dalam kategori AWARD yang ada, tapi kita tetap semangat mewujudkan Unja yang berlayanan digital.

Ambun Suri, 24/11/2019
Jefri Marzal, LPTIK Universitas Jambi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com