Generasi muda, ayok bantu Indonesia dengan dirumah aja dulu!!

Pada tanggal 11 maret 2020 organisasi kesehatan dunia atau akrab di sebut WHO secara resmi menetapkan virus corona sebagai pendemi. Artinya suatu wabah yang mendunia, dulunya hanya menjangkit beberapa Negara menyebar hingga benua dan menjadi wabah global.

DI Indonesia wabah ini diberi nama covid 19 indonesia dan hingga pada tanggal 24 maret 2020 sudah tersebar ke 24 provinsi. Proses penularannya yang mudah dan sangat cepat membuat pemerintah harus dengan sigap dan tanggap mengeluarkan kebijakan untuk menekan penularan virus covid 19 ini agar tidak meluas ke provinsi lainnya.

Beberapa Negara yang terjangkit virus ini sudah melakukan serangkaian kebijakan mulai dari lockdown yaitu mengunci masyarakatnya agar tidak masuk atau meninggalkan negaranya seperti Negara italia dan Negara tetangga Malaysia. Namun ada juga yang memilih untuk memberlakukan sosial distancing atau pembatasan sosial seperti Negara Indonesia.

Sosial distancing atau menjaga jarak merupakan serangkaian tindakan pengendalian infeksi nonfarmasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular (Wikipedia)

Pemerintah saat ini tengah menggalakan agar masyarakat indonesia tidak melalukan aktivitas diluar ruangan jika tidak dalam keadaan mendesak. Kecuali bagi mereka yang memang benar harus berkegiatan diluar rumah untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Namun bagi mereka yang dapat bekerja di dalam ruangan, untuk sementara waktu agar tetap dirumah melakukan aktivitas seperti biasanya.

Meskipun terlihat sangat menjengkelkan dan terasa membosankan namun untuk meredam ganasnya penyebaran virus ini masyarakat mau tak mau harus menaatinya.

Namun masih banyak dari kalangan masyarakat yang masih ngeyel dan tidak mengindahkan aturan tersebut. Pada hal anjuran ini jelas-jelas untuk menjaga keselamatan dirinya dan anggota keluarnya. Begitu juga dari kalangan generasi muda masih ada beberapa yang memiliki kesadaran yang minim. Seolah tidak peduli dengan keselamatan nyawanya. Masih pergi keruyunan tidak jelas, kumul-kumpul, tidak menyadari bahwa kecerebohan ini dapat membahayakan keselamatan orang banyak.

Disinilah generasi muda sebagai generasi harapan bangsa menunjukkan kepeduliannya. Memberikan kontribusi pada negara sebagai kaum pelopor perubahan kemajuan dengan melihat kondisi masyarakat saat ini sedang kesusahan akibat virus covid-19. Jangan sampai generasi muda berpikiran apatis dan acuh tak acuh dengan keadaan ini.

Cara yang tepat untuk membantu pemerintah saat ini dalam melawan pendemi corona adalah dengan dirumah aja. Dirumah aja dulu merupakan bagian dari sosial distancing agar masyarakat untuk sementara waktu tidak kemana-mana alias stay home.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan khususnya generasi muda sewaktu melaksanakan kebijakan tersebut.
1. Isolasi mandiri
Melakukan karantina mandiri dirumah adalah tindakan yang efektif saat ini. Menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan rumah. Tidur secukupnya saja jangan berlebihan karena ternyata tidak baik untuk kesehatan. Kemudian makan secara teratur dengan pola gizi yang seimbang. Harus tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh meski sedang berada didalam ruangan. Mengingat ada beberapa kasus positf meski tanpa gejala.

2. Menggunakan internet dengan bijak
Gunakan internet secukupnya saja, Jangan terlalu lama bermain di dunia maya. Membuka portal yang terpercaya dan inkredibel agar tidak terpapar hoax covid 19 yang kian marak. Menggunakan internet untuk mendapatkan informasi yang dapat menambah wawasan seperti mengunduh buku elektronik (e-book), majalah, berita yang meyediakan informasi terkait perkembangan situasi diluar.

3. Harus tetap produktif
Meski diharapkan untuk tetap dirumah dulu dan sebagian dari aktivitasnya terlihat sedang malas-malasan bukan menjadi penghalang untuk tetap produktiv. Bagi sebagian besar yang berpropesi sebagai mahasiswa yang sekarang kuliah tidak tatap muka lagi alias daring harus tetap melakukan kewajibannya sebagai mahasiswa. Membaca, belajar menulis dan mengerjakan tugas yang diberikan dosen harus tetap dilaksanakan.

Ingat ada pasal Pasal 93 uu no.6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan berbunyi setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan hingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana penjara 1 tahun dan atau denda paling banyak rp.100.000.000. jangan sampai generasi muda terjerat pasal ini dan menjadi penghalang kemajuan bangsa ini.

Untuk sementara waktu dalam rangka menjegah merebaknya virus covid 19 para generasi muda dapat melakukan aktivitas diatas. Ini semata-semata adalah untuk keselamatan banyak orang. Untuk diri sendiri, keluarga tercinta dan untuk bangsa Indonesia. Mengajak teman-teman yang masih ngotot untuk berkegiatan diluar agar melakukan karantina mandiri dirumah. Dirumah aja dulu bukan berarti hanya makan, tidur, main game, tidur dan makan lagi tanpa melakukan sesuatu yang berguna.

Daripada hanya rebahan lakukanlah sesuatu yang dapat membantu Negara ini. Lakukan kesadaran dan kebiasaan ini dengan dimulai dari diri sendiri. Harapannya dengan mengajak generasi muda agar tetap dirumah aja dapat memperlambat peyebaran virus ini dan secepatnnya Indonesia dapat segera pulih.

C. Priadi Pasaribu
Mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas jambi

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com