PERLUKAH KITA TERAPKAN PRINSIP 3R AGAR TERCIPTANYA LINGKUNGAN BEBAS SAMPAH??…

Lingkungan yang baik dan bersih merupakan lingkungan yang kita rindukan bersama. Salah satu indikator lingkungan yang kita angap baik yaitu tidak adanya sampah. Saat ini sampah ada dimana-mana baik itu ditempat umum maupun dirumah kita sendiri. Bermacam ragam jenis sampah yang kita hasilkan tiap harinya.

PERSOALAN sampah tentu bukanlah persoalan yang baru pada saat ini. Kita dapat melihat di televisi atauapun media lainnya banyak menyajikan masalah sampah. Manusia memang dianugerahi Panca Indera yang membantunya mendeteksi hal yang mengancam hidupnya, namun pada saat ini muncul berbagai bentuk ancaman yang tidak terdeteksi oleh panca indera kita, yaitu berbagai pencemar yang dibuat oleh manusia itu sendiri.

Sampah selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya. Meningkatnya kebutuhan masyarakat maka meningkat pula sampah yang ada. Kebanyakan barang-barang yang dijual pada saat ini menghasilkan produk samping berupa sampah. Sampah yang dihasilkan berbagai macam ragam mulaidari sampah plastik, kaleng, botol kaca dan lainnya. Sampah-sampah tersebut butuh waktu lama akan terurai ke lingkungan.

Sikap acuh dan tidak pedulinya masyarakat terhadap sampah membuat sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara. Tidak jarang bak sampah yang kelebihan muatan hingga bercecer ke badan jalan. Seperti yang kita ketahui pada saat ini anak-anak sampai orang dewasa merupakan penghasil sampah. Sampah yang dihasilkan merupakan sampah dari kegiatan sehari-hari.

Sampah sangat berbahaya terhadap lingkungan dan manuusia. Hal ini dapat kita ketahui karena sampah dapat menyebabkan pencemaran lingkungan seperti cairan rembesan dari sampah apabila masuk ke sungai maka dapat mencemari sungai. Selain itu, sampah juga dapat menyebabkan penyakit bagi manusia karena bakteri patogen dapat hidup ditumpukan sampah, penyakit yang ditimbulkan berupa diare, demam dan lainnya.

Adanya bahaya akibat dari sampah membuat kita harus melakukan pengelolaan yang baik. Maka kita sebagai penghasil sampah harus menerapkan prinsip 3R untuk terciptanya lingkungan bebas sampah, poin-poin pada prinsip 3R yaitu :
1. Reduce
Reduce berarti mengurangi barang-barang yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat menghasilkan sampah. Penerapan yang bisa kita gunakan yaitu seperti berhenti menggunakan botol minum yang sekali pakai.
2. Reuse
Reuse berarti memanfaatkan/menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa diganakan. Salah satu penerapan yang dapat kita lakukan yaitu menggunakan botol minum sendiri atau tumbler yang bisa diisi ulang.
3. Recycle
Recycle berarti Mendaur ulang barang barang yang tidak bisa digunakan. Salah satu penerapan yang dapat kita lakukan dirumah yaitu melakukan pengolahan sampah organik, bekas sayuran atau buah-buahan dapat diolah menjadi pupuk tanaman.

Maka pada saat ini kita harus menerapkan prinsip 3R ini agar terciptanya lingkungan yang sehat dan bebas sampah. Supaya terhindar dari dampak-dampak yang akan ditimbulkan oleh sampah. mari sama- sama kita menjaga lingkungan.

Jangan biarkan aku tersiksa karena sampahmu”

Maulana Iksan, mahasiswa fakuktas tehnik UNJA

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com