BARU DILANTIK, WAKIL REKTOR IV LANGSUNG “TANCAP GAS”

[Wawancara Eksklusif bersama Prof. Rayandra Asyhar.]

Ditemui di ruang kerjanya, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi UNJA yang baru Prof. Dr.rer.nat. H. Rayandra Asyhar, M.Si., terlihat sibuk di depan laptopnya sambil sesekali membolak balik buku yang ada disampingnya. Ketika Humas Unja datang Prof. Ray, demikian panggilan akrabnya, menyambut awak media UNJA dengan baik sambil mempersilahkan duduk.  Awak media mencoba mencari tau tentang visi beliau dan program apa saja yang akan segera diluncurkannya, melalui wawancara eksklusif berikut ini:

Bagaimana perspektif Anda tentang Universitas Jambi saat ini?

Universitas Jambi (UNJA) adalah salah satu PTN yang sudah cukup dikenal di tanah air karena di samping sudah cukup lama berdiri (tahun 1963) juga sudah banyak capaian selama ini. Dan UNJA cukup potensial untuk berkembang lebih cepat dengan berbagai inovasi dan program akselerasi yang akan dilakukan. Terkait dengan itu, Bapak Rektor telah merumuskan satu tagline “UNJA SMART” sebagai orientasi pengembangan yang akan kita tuju.

Sebagai Wakil Rektor yang baru dilantik, apa saja yang akan dilakukan terkait UNJA SMART?

Sebagai Wakil Rektor, saya tentu akan membantu Rektor dalam mewujudkan visi 4 tahunan beliau dan membantu pencapaian kinerja sesuai janji pak rektor dalam kontrak kinerja dengan kementerian. Hal ini juga dalam rangka mewujudkan message besar UNJA SMART. Wakil Rektor IV tupoksinya cukup luas dan berat karena mencakup banyak hal: perencanaan, kerjasama dan sistem informasi.

Program jangka pendek apa yang Anda lakukan terkait dengan 3 bidang tugas di atas?

Baik, program jangka pendek saya awali dengan evaluasi sistem informasi karena ini tools dalam menuju UNJA SMART. Huruf T disini adalah technology for digital transformation yang sasarannya layanan prima terhadap komponen lain dalam SMART. Selanjutnya, optimalisasi aplikasi yang ada. Saat ini sudah dibangun 46 aplikasi oleh LPTIK UNJA, namun belum semuanya terimplementasikan dengan baik. Nah, aplikasi-aplikasi ini harus segera kita gunakan agar memberikan manfaat bagi berbagai layanan di UNJA. Di samping itu, kita bangun aplikasi-aplikasi baru sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Lalu bagaiman dibidang perencanaan?

Di bidang perencanaan, jangka pendek focus pada refocusing/revisi anggaran sesuai dengan kondisi saat ini. Seperti Anda tahu, kondisi covid-19 ini menyebabkan perubahan orientasi beberapa pos anggaran, dan itu memerlukan revisi cepat. Jangka menengah saya punya obsesi penggunaan anggaran oleh setiap unit kerja di UNJA harus berorientasi pada sasaran yang jelas sesuai kebijakan anggaran untuk mencapai visi empat tahunan pak rektor. Kata kuncinya adalah perencanaan yang matang dan program yang terukur. Jadi, program dan kegiatan unit harus inline dengan arah kebijakan rektor.

Dalam bidang kerjasama apa yang menjadi fokus bapak?

Dalam bidang kerjasama, dalam jangka pendek saya fokus membangun kerjasama dengan berbagai pihak (PT, industry, lembaga, instansi, dll) untuk mendukung program merdeka belajar luar kampus. Sebagaimana Anda tahu bahwa kebijakan merdeka belajar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih kegiatan di luar kampus yang bisa direkognisi sekitar 40 sks (2 semester). Untuk itu, UNJA perlu menyiapkan tempat yang cukup dan memadai. Disinilah pentingnya kerjasama dengan berbagai pihak. Untuk tujuan mensukseskan Program Merdeka Belajar ini, saya sebagai WR4 juga mendorong tumbuhnya berbagai Pusat Unggulan IPTEK (PUI) di UNJA bersama teman-teman dosen. Adanya PUI ini memiliki multifungsi bagi sebuah Perguruan Tinggi seperti UNJA. PUI bisa dijadikan tempat belajar luar kampus bagi mahasiswa melalui kegiatan riset kolaboratif-integratif yang sifatnya simbiosis mutualistis bagi pihak terkait, meningkatkan kapasitas dan kapabilitas riset dan publikasi ilmiah dan inovasi, menjadi “ladang” kerjasama dengan berbagai pihak dalam dan luar negeri. PUI juga menjadi tujuan wisata dan branding institusi, dan jangan lupa eksistensi PUI menjadi salah satu indikator penilaian kinerja pimpinan PT dan diharapkan memberikan kontribusi menaikkan ranking UNJA.

Melihat pentingnya PUI seperti yang Bapak jelaskan, saat ini apakah UNJA sudah memiliki PUI?

Saat ini, UNJA sudah memiliki 1 PUI dengan nama PUI-REKLA yang berdiri sejak tahun 2016. Selama 3 tahun mendapat bantuan dana inisiasi dan pembinaan dari Kementerian. Mulai tahun 2019, PUI-REKLA dianggap sudah mampu mandiri sehingga tidak mendapatkan bantuan lagi. Sekarang, sedang disiapkan 8 PUI yang baru (BLAST, EMEDICAL, SIFAS, WAHYD, PENTAS, E2-COLIM, GEMAR, BiGME). Dilihat dari nama-namanya cukup keren, mudah-mudahan program dan kegiatannya juga sekeren namanya dan memberikan kontribusi dalam pencapaian visi UNJA.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com