MIH UNJA GELAR SEMINAR NASIONAL

JAMBI, – sebanyak 150 peserta terlihat mengikuti seminar nasional dan call papper bertajuk riset terintegrasi pembangunan ilmu hukum menuju kampus merdeka dan merdeka belajar, di Swissbell Hotel, sabtu (12/9).

Seminar yang diadakan oleh Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Jambi, dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Ir. H. Yusrizal, M.Sc., Ph.D.

“Kita apresiasi seminar nasional ini digelar sebagai sumbangsih akademisi dalam rangka implementasi program kampus merdeka merdeka belajar”,ujar Yusrizal.

Saat ini, Universitas Jambi mengalokasikan anggaran 2,3 Milyar rupiah untuk riset atau 15 persen dari Alokasi dana Unja. Wakil rektor menyampaikan bahwa pada tahun 2021, unja menganggarkan dana yang besar untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, harapannya bisa membantu permasalahan di desa dengan berbagai bidang ilmu yang ada di unja.

Hadir pada seminar nasional, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir. Hj. Anis Tatik Maryani, M.P., Ketua Program MIH Prof. Dr. Bahder Johan Nasution, S.H., M.H , Ketua Panitia Pelaksana Dr. H. Syamsir, S.H. M.H.

Sebagai narasumber, Dekan FH Dr. Helmi, S.H., M.H., Guru Besar FH UNSRAT Prof. Dr. Wulanmas Frederik, S.H., M.H., Guru Besar FH UNRAM Prof. Dr. Galang Asmara, S.H., M.Hum., Guru Besar FH ULM Prof. Dr. H.M. Hadin Muhjad, S.H.M. Hum., dan Guru Besar FH Unja Prof. Dr. Soekamto Satoto, S.H, M.H.

Ketua program MIH menjelaskan, seminar nasional ini salah satu instrumen dalam mencerdaskan bangsa, menyiapkan lulusan sebagai generasi mandiri, berkarakter, memiliki ilmu dan wawasan untuk menyelesaikan persoalan bangsa ini.

“Mahasiswa dituntut kreatif dan inovatif, ilmu hukum menjadi bagian ujung tombak dalam pengambilan kebijakan yang muncul,” ungkapnya.

Seminar nasional secara offline dan online ini berjalan baik dan lacar, sesuai protokol kesehatan pencegahan covid 19.

Pada sesi Call Papper, salah satu peserta Akbar Kurnia Putra, S.H., M.H membahas Implikasi UU Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik di Universitas Jambi. Peserta lainnya, Bernard Sipahutar, S.H., M.H. juga akan membahas mengenai Urgensi Lambang Pembeda Pada Candi Muaro Jambi Ditinjau Dalam Perspektif Hukum Humaniter Internasional.

HUMAS

Share

Recommended Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com