UPT. PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JAMBI DITENGAH PANDEMI COVID-19

MENDALO,- Perpustakaan perguruan tinggi merupakan bagian integral perguruan tinggi yang berfungsi sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) mendukung secara teknis Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Dalam proses belajar mengajar, perpustakaan perguruan tinggi memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam upaya meningkatkan aktivitas mahasiswa serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran melalui penyediaan koleksi yang berkualitas dan up to date.

UPT. Perpustakaan Universitas Jambi merupakan perpustakaan perguruan tinggi terbesar di Wilayah Provinsi Jambi. Hingga Tahun 2020 ini UPT Perpustakaan Jambi telah memiliki koleksi buku sebanyak 26.068 judul dan lebih kurang 104.272 eksemplar. Dengan jumlah koleksi yang sedemikian banyak tentu harus memenuhi kebutuhan para pemustaka terutama mahasiswa. Selain itu juga harus menjaga kualitas koleksi itu sendiri agar selalu up to date dan diminati oleh pemustaka, sehingga merasa terbantu dalam menunjang proses pembelajaran di fakultas/jurusan mereka masing-masing.

Coronavirus Disease 19 atau Covid-19 menurut informasi yang banyak diberitakan media online, pertama kali bermula di sebuah pasar tradisional di Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, China. Akibatnya banyak negara mengambil kebijakan seperti lockdown, physical distancing, karantina sosial atau PSBB. Dampak yang luar biasa ini, mahasiswa diliburkan hingga waktu yang tidak pasti, satu tempat yang juga ikut terdampak ialah perpustakaan.

UPT Perpustakaan Universitas Jambi tetap membuka pintunya untuk memberikan layanan, khususnya pengembalian buku, skripsi, bebes pustaka, repostory. Dalam situasi seperti ini pihak perpustakaan membuat kebijakan dengan disepakati bersama bahwa semua staf/petugas yang ada di perpustakaan dibuatlah jadwal kehadiran pegawai UPT. Perpustakaan Universitas Jambi di bagi perkelompok I dan II untuk tugas layanan di perpustakaan UPT.

Perpustakaan Universitas Jambi di tengah pandemi Covid-19 ini semua pintu pelayanan di buka semua dan staf/petugas perpustakaan hadir seperti biasa “New Normal” dengan penambahan pelayanan peminjaman buku dan membaca di tempat bagi koleksi khusus. Ini secara tidak langsung kecenderungan mahasiswa dalam menggunakan koleksi bahan pustaka perpustakaan semangkin frekuensinya bertambah, dikarenakan adanya kemudahan akses informasi melalui OPAC, e-resource, repostory dan fasilitas lainnya yang ada diperpustakaan.

Perpustakaan senantiasa menerangi manusia dengan ilmu pengetahuan. Pandemi Covid -19 sepatutnya bukan menjadi tantangan berarti bagi perpustakaan yang mampu memanfaatkan sarana teknologi informasi (IT) saat ini. Ketika orang-orang menjauhkan diri dengan orang lain (physical atau social distancing), perpustakaan sebaliknya, momentum ini dapat dijadikan sebagai usaha untuk mendekatkan diri ke orang lain.

UPT. Perpustakaan Universitas Jambi dalam menjaga kesehatan staf/petugas dan mahasiswa telah melakukan anjuran protokol kesehatan yaitu 3M Menggunakan masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak 2 meter dan hindari kerumunan hanya itu yang dapat dilakukan.

Memang 3M saja tidak cukup menurut dokter paru dalam kiat-kiat untuk hindari penyebaran virus corona. Pandemi Covid-19 masih ada disekitaran kita perlu terus waspada dengan saling mengingatan orang-orang di sekitar kita untuk tetap melakukan protokol 3M lawan covid. Melalui imunitas yang kuat dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat maka resiko tertular covid-19 pun dapat dihindari.

Oleh : Eddy Herwanto.,SSos

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com