JAMBI,- Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) kembali membanggakan nama Universitas Jambi di tingkat nasional. Sembilan mahasiswa yang mengikuti ajang ‘Lomba Foto dan Video Kreatif Inframe Tembesi’ yang diselenggarakan oleh Disporapar Batanghari dan Komite Ekonomi Kreatif Batanghari serta didukung oleh APFI (Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia), berhasil meraih juara 3 dalam kategori ‘Lomba Video Kreatif Inframe Tembesi Tingkat Nasional’ yang berlangsung dari tanggal 1 April-21 Mei 2022.

Perlombaan ini merupakan lomba tingkat nasional yang menjadikan daerah Muara Tembesi sebagai objek pengambilan videonya. Dari dua kategori lomba, lomba foto diikuti oleh 18 peserta dengan total 33 foto. Sedangkan lomba video diikuti oleh 5 peserta yang diproduksi secara tim maupun secara individu.

Sembilan mahasiswa yang menjuarai lomba tersebut tergabung dalam tim Pixelframe yang membawa pulang hadiah berupa sertifikat, piala, serta uang tunai. Ada pun nama- nama 9 mahasiswa tersebut antara lain, Anindyta Laila Amalia, Ansi Rial Mahendra, Anisa Nurul Jannah, Ervin Apip Widiawan, Adimas Mustakim, Ruru Brenda Silalahi, Naufal Aqila Kusnadi, Aldi Ivandi Putra, dan Ziyad Aufa.

Anindyta Laila Amalia sebagai salah perwakilan dari tim Pixelframe yang meraih juara 3 tersebut menyampaikan motivasi ia dan rekan setimnya mengikuti lomba tersebut.

“Sebagai seorang mahasiswa, saya dan tim ingin agar kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk merasakan pengalaman baru, ingin belajar lebih dalam lagi mengenai hobi kami yang sama dalam satu tim ini, serta tentunya berharap dapat membanggakan Prodi maupun kampus UNJA ketika bisa mendapatkan juara,” ungkap Anindyta.

Ia juga menjelaskan persiapan yang dilakukan sebelum mengikuti perlombaan tersebut.

“Sebelum mengikuti perlombaan, langkah awal yang kami lakukan ialah berdiskusi menentukan tema lomba video mana yang akan kami pilih untuk dibuat, menentukan konsep pembuatan video, mempelajari video profesional untuk mengumpulkan banyak referensi dan inspirasi, serta menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk melakukan pembuatan video,” lanjutnya.

Terakhir ia menyampaikan pentingnya memperkenalkan dan mempelajari sejarah bagi kaum milenial.

“Kegiatan lomba ini pada dasarnya bertujuan untuk memperkenalkan tentang Tembesi dan sejarah yang membentuknya. Sebagai anak milenial, saya merasa bahwa kesadaran mempelajari sejarah ini susah terbentuk bila tanpa motivasi. Kegiatan Lomba Foto dan Video Kreatif Inframe Tembesi Tingkat Nasional ini sejatinya merupakan bentuk motivasi untuk mempelajari dan mengenal kembali sejarah yang terlupakan. Kami berharap, perlombaan semacam ini tidak hanya sampai di sini saja, melainkan dapat terus berlanjut,’ pungkasnya.

Dr. Dra. Destrinelli, M.Pd., selaku Ketua Prodi PGSD UNJA mengapresiasi prestasi Anyndita dan timnya yang telah membanggakan Prodi PGSD dan UNJA.

“Kolaborasi yang terjalin di antara mahasiswa membuat mereka jadi lebih kreatif, sama halnya dengan apa yang dilakukan Anindyta dan tim dalam membuat Video Kreatif Inframe Tembesi Tingkat Nasional. Juara 3 yang mereka peroleh membanggakan kita semua, calon guru kelas juga dapat berkompetisi dengan menggunakan IT dalam mengembangkan potensi mereka. Ke depannya kurikulum merdeka Prodi PGSD berkewajiban memfasilitasi potensi-potensi yang dimiliki mahasiswa melalui second major kurikulum merdeka,” ujar beliau.

Dimas Anugrah Adiyadmo/HUMAS

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *