MENDALO,- Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Jambi bekerjasama dengan Lembaga Multi Kompetensi Utama, hari kamis tanggal 31 Maret 2022 akan menyelenggarakan uji kompetensi Kewirausahaan Industri bersertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).  Ada pun pelatihan Kewirausahaan Industri telah dilaksanakan pada hari Kamis 24 Maret 2022 secara online, diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari 19 Dosen dan 5 pelaku UMKM.

Pelatihan dan uji kompetensi kewirausahaan industri bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan profesional, tangguh dan kompeten kepada Dosen dilingkungan Universitas Jambi, terutama Dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan yang berbasis kompetensi dalam memasuki pasar global. Hal ini selaras dan mendukung visi misi Universitas Jambi sebagai World Class Entrepreneurship University.

Direktur BPU, Drs. Agus Syarif, M.B.S., mengatakan Pelaksanaan uji kompetensi dimaksudkan sebagai sarana untuk mendapatkan bukti-bukti yang valid, berlaku sekarang/terkini/serta otentik sebagai dasar apakah peserta uji sudah kompeten atau belum kompeten terhadap unit kompetensi yang diujikan.

“ Uji Kompetensi dilakukan melalui proses penilaian (assesment) baik teknis maupun non teknis melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk menentukan apakah seorang Dosen telah kompeten atau belum kompeten pada skema sertifikasi Kewirausahaan,” ujar Agus Syarif.

Selain itu ia juga mengatakan uji kompetensi ini akan memberi kontribusi terhadap pencapaian indikator kinerja utama 4 (IKU-4) kualifikasi dosen yang memiliki sertifikat kompetensi/profesi yang diakui oleh industri dan dunia kerja, lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“ BPU dalam hal ini berpartisipasi aktif dalam koordinasi dan sinkronisasi kegiatan, adapun maksud kesepakatan bersama antara BPU UNJA dan Lembaga Multi Kompetensi Utama adalah untuk mengadakan kerjasama dalam rangka menyelenggarakan pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi serta pembentukan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di lingkungan BPU UNJA, selanjutnya Rencana dari BPU untuk mempersiapkan pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi di bawah Departemen Komersialisasi dan Jasa,” pungkasnya.

Silvia Yuliansari/HUMAS

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *